Wali Kota Pastikan Hewan Qurban Layak Konsumsi

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan memastikan hewan-hewan yang akan diqurbankan pada Hari Raya Idul Adha 1439 H, Rabu (22/08) mendatang layak baik dari segi kesehatan maupun sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Hal ini telah diteliti oleh Tim pemeriksa kelayakan hewan qurban yang sengaja diturunkan oleh Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin untuk memberikan kepastian bahwa hewan-hewan tersebut layak untuk diqurbankan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Tim ini nantinya akan terus turun pada jam kerja ke tempat penampungan hewan qurban yang ada di Kota Medan.

Tim pemeriksa yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan Ikhsar Marbun bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara beberapa waktu lalu, mengecek kelayakan hewan di sejumlah tempat penampungan diantaranya di Kecamatan Medan Polonia, Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Selayang dan akan terus dilaksanakan pengecekan di kecamatan-kecamatan lainnya yang terdapat tempat penampungan hewan qurban hingga Hari Raya Idul Adha mendatang.

Dikatakan Wali Kota, pengecekan ini diharapkan dapat menjamin kualitas hewan kurban yang nantinya beredar dan dikonsumsi oleh warga Medan pada Perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 H, Rabu mendatang. Tercatat hingga Minggu (19/08) hewan yang akan diqurbankan mencapai 8.433 ekor dengan perincian 6.399 ekor lembu dan 2.043 ekor kambing dan kemungkinan akan terus bertambah. Mengingat begitu besarnya jumlah peredaran daging qurban nantinya, Wali Kota ingin memastikan masyarakat mendapatkan daging yang layak konsumsi dan menyehatkan.

“Kita menginginkan masyarakat dapat menikmati hewan qurban yang sehat dan berkualitas serta sesuai dengan syariat Islam baik saat pemilihannya hingga ketika disembelih dan dikonsumsi nantinya”, ujarnya.

Ada beberapa kriteria kelayakan tersebut, tambah Wali Kota, yakni dilihat dari kecukupan umur, berat badan dan kondisi fisik yang tegap dan tidak cacat. Hewan yang telah lulus pengecekan akan diberi tanda “S” dan diberikan surat keterangan kelayakan dari Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan.

“Alhamdulillah, sampai hari ini menurut laporan tim yang turun melalui Kadis Pertanian dan Kelautan Kota Medan, menyatakan kondisi hewan-hewan qurban tersebut layak untuk dikurbankan dan dikonsumsi”. Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan, Ikhsar Marbun, saat meninjau dan mengecek bersama tim mengatakan, jika ada hewan yang ternyata tidak layak atau yang tidak sesuai syarat menjadi hewan kurban menurut syariat Islam maka Distanla Kota Medan tidak akan mengeluarkan surat keterangan kelayakan qurban, dan melarang pedangan menjual hewan tersebut untuk kepentingan ibadah qurban.

Pos terkait

banner 468x60