Siswa SDN Wangunjaya 1 dan 2 Banjarwangi Gunakan MCK Warga

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- Program bantuan pembangunan MCK untuk SD sederajat di Kabupaten Garut tahun 2018, ternyata belum menyentuh secara keseluruhan sekolah dengan skala prioritas, pasalnya masih banyak sekolah dasar yang notabene memiliki lebih dari 300 siswa, tak mendapatkan bantuan tersebut, hingga menggunakan fasilitas MCK milik warga.

Seperti yang terjadi di SDN Wangunjaya 1 dan 2, Kecamatan Banjarwangi, kedua sekolah tersebut tidak mendapatkan program bantuan pembangunan MCK tersebut, para siswa dan guru terpaksa memakai tempat MCK warga yang terbuat dari bambu berdinding anyaman bambu (bilik, sunda-red) dan karung bekas.

Rehan salah satu siswa SDN 2 Wangunjaya mengaku selalu menggunakan MCK umum warga tersebut setiap ingin buang air kecil maupun BAB, ”Abdi sareng rerencangan upami hoyong ka jamban sok ngangge MCK eta,” ucapnya dengan menggunakan bahasa sunda, Jumat (17/08/18).

Hal itu dilakukannya kata dia, karena sekolah tempatnya menuntut ilmu tidak memiliki bangunan MCK, tandasnya.

Erom, Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabuapaten Garut mengatakan, pihaknya sudah merealisikan bantuan MCK untuk SD yang ada di wilayah Kecamatan Banjarwangi, hasil ajuan UPT pendidikan setempat, jelasnya

Jika SD Wangunjaya 1 dan 2 tak mendapatkan bantuan pembangunan MCK, tambahnya.

“Itu bukan kesalahan Dinas Pendidikan Garut, karena sekolah yang mendapatkan bantuan MCK itu sudah sesuai dengan yang diajukan oleh UPT Pendidikan Banjarwangi,” terang Erom.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90