BM PAN Ogan Ilir Entaskan Kemiskinan Melalui Pendidikan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : adi/fitry

Koran SINAR PAGI, Palembang,- Dunia pendidikan di suatu daerah sangat mempengaruhi tingkat kemakmuran dan kemiskinan daerah teraebut.

Jika pendidikannya baik maka perkembangan dan tingkat kemakmurannya pun otomatis baik pula. Begitu juga sebaliknya jika pendidikannya buruk maka tingkat ekonominya juga pasti buruk.

Itu artinya dunia pendidikan sangat mempengaruhi perkembangan suatu daerah baik tingkat perekonomian, sosial, kemajuan pembangunan, termasuk tingkat kriminalnya.

Hal itulah yang menjadi tantangan dan motivasi Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Ogan Ilir, Alex Kazjuda, SE, yang juga merupakan Caleg dari PAN Dapil 4 Kab.Ogan Ilir ini untuk terus bergerak meningkatkan mutu dunia pendidikan yang ada.

Apalagi mengingat masih banyaknya anak usia sekolah terutama di pelosok desa yang mengalami putus sekolah.

Pendidikan umum formal, non formal maupun pendidikan agama mulai sejak usia dini harus sudah ditanamkan kepada setiap orang.

Pendidikan anak usia dini dan TPA harus digenjot semaksimal mungkin agar nantinya menghasilkan generasi yang handal dan profesional.

Namun semua itu, lanjut Alex, caleg Dapil 4 Ogan Ilir ini mengatakan, harus didukung dengan SDM yang mumpuni serta peran aktif dari pemerintah.

Selama ini, ujar Alex, banyak diantara TPA yang ada di desa-desa yang belum maksimal bahkan vocum dalam kegiatan karena belum tersedianya fasilitas yang memadai.

Sehingga kondisi demikian menjadikan desa menjadi jauh tertinggal dibanding desa lainnya.

“Sedih dan prihatin melihat masih banyak desa yang belum sepenuhnya mengenyam pendidikan yang layak. Apalagi sekarang sudah era zamannya milinial, yang mana moral dan moril untuk kalangan anak didik betul-betul harus menjadi perhatian utama, karena merakalah yang nantinya menjadi penerus Bangsa”, seloroh Alex caleg dari PAN ini menyesalkan.

Dengan memperhatikan dunia pendidikan, baik sarana dan prasarana serta tenaga pendidik maka diyakini tingkat kemajuan pembangunan, tingkat kemiskinan akan jauh lebih meningkat.

Gaji dan insentif tenaga pendidik terkhusus bagi TPA harus diutamakan jika perlu dianggarkan melalui APBD.

Untuk itu, kedapan BM PAN Ogan Ilir bersama kepala desa yang ada akan kembali mengaktifkan TPA yang ada sehingga satu desa satu TPA bisa terlaksana dengan baik.

Pos terkait

banner 468x60