Kuasa Hukum Pedagang Pasar Timah Sesalkan Tindakan Komisi C DPRD Medan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Kuasa Hukum pedagang Pasar Timah M Asril Siregar SH menyesalkan tindakan yang dilakukan Komisi C DPRD Medan yang tidak memanggil para pedagang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Pasar Timah dengan pengembang dan perwakilan Pemko Medan

“Kenapa ada RDP yang digelar dua kali dalam seminggu tak sekalipun pedagang dipanggil. Harusnya kami dilibatkan, dengarkan suara kami. Jangan hanya ambil keputusan dari satu sisi,” ungkap Asril kepada wartawan saat mengadu kepada Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Selasa (31/07/18)

Asril menilai, Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra Ds telah mencederai kehormatan lembaga legislatif tersebut. “Hendra Ds sebagai Ketua Komisi C lebih mendengar pengusaha ketimbang pedagang. Dia tidak pernah mendengar kami dan juga tak pernah meninjau ke lokasi,” kata Asril.

Lebih lanjut, sebagai warga negara pihaknya sangat menghormati DPRD Kota Medan. Namun, dirinya sangat menyesalkan saat RDP yang digelar Komisi C tidak ada sekalipun memanggil pedagang.”Kami sangat hormati DPRD, tap kenapa mereka tidak mau panggil pedagang. Gini ya, kalau ada anggota DPRD yang mau berpihak silahkan, tapi kasih kami kesempatan untuk berbicara,” jelasnya.

Dirinya juga menyesalkan pernyataan Developer Pasar Timah Sumandi Wijaya yang menyebutkan sudah tidak ada lagi upaya hukum yang dilakukan pedagang dan juga menilai upaya pedagang menggugat ke MA sebagai bentuk tameng dari pedagang agar upaya relokasi tidak dilakukan.

“Sebagai warga negara, saat ini kami sedang mencari keadilan. Kami sedang tempuh proses hukum. Apalagi tanggal 6 Juli kemarin saya mendapatkan surat dari PTUN bahwa berkas Kasasi kami dinyatakan lengkap dan dikirim ke MA. Saya baca di media, Sumandi katakan upaya kami ini sebagai tameng. Apalagi ini, kami hanya mencari keadilan. Tak pantas orang yang pernah mengecap pendidikan di Lemhanas berkata seperti itu,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60