Keluarga dan Korban Kecewa Putusan Majelis Hakim, Terhadap Kades Keresek

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- Asep Ahmad, salah satu keluarga korban menyatakan kecewa dengan hasil sidang putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Garut yang memvonis 1 tahun penjara terdakwa TJ, Kepala Desa Keresek Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.

“Jelas sangat kecewa, sejak awal setelah sidang tuntutan sudah terbaca kalau akhir sidang ini akan seperti ini,” papar Asep, saat ditemui di Pengadilan Negeri Garut, usai mengikuti proses persidangan, Senin (30/07/18).

Seharusnya, kata Asep, Mejelis Hakim menjatuhkan hukuman yang sebanding dengan perbuatan yang sudah dilakukan terdakwa.

Menurutnya, sebagai seorang kepala desa seharusnya memberikan contoh yang baik bukan malah menjadi contoh buruk.

“Saya kecewa, tapi mau gimana lagi kalau Majelis Hakim sudah memutuskan kurungan penjara selama 1 tahun,” ucapnya.

Hal sama dikatakan salah satu keluarga korban lainnya, Roni Faisal Adam, menurut dia, proses persidangan sejak awal sudah banyak kejanggalan, dimana selama perjalanan sidang terdakwa tidak menjalani penahanan, malah proses pengalihan tahanan disetujui oleh Majelis Hakim.

“Banyak kejanggalannya, terdakwa bisa menghirup udara segar pada proses persidangan, dia tidak menjalani kurungan penjara, padahal sebelumnya sejak dilimpahkan dari Polres Garut terdakwa sempat menjalani hukuman,” kata Roni.

Roni juga mengaku mendapat informasi, pada saat pengajuan pengalihan penahanan, Jaksa Penuntut Umum sama sekali tidak mengetahui, langsung diberikan surat untuk menyetujui proses pengalihan penahanan.

“Nah ini ada apa kok bisa terjadi di Garut, jangan-jangan ada permainan antara terdakwa dengan pihak Pengadilan Negeri Garut,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60