Mutasi dan Rotasi di Kabupaten Ogan Ilir Diduga Diperdagangkan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta: Tim Investigasi

Koran SINAR PAGI, Tanjung Senai Ogan Ilir,– Bupati Kabupaten Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam, sejak masa jabatannya tidak kurang sudah tiga kali melakukan perombakan jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Terkait perombakan jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, beberapa orang yang tergilas alias tidak lagi menduduki jabatan, dan meminta namanya dirahasiakan kepada wartawan koran ini mengutarakan,
pergeseran atau mutasi jabatan yang dilakukan Bupati Ogan Ilir diduga sarat dengan manipulasi dan suap alias jual beli jabatan.

“Jual beli jabatan begitu teroganisir, sebagaimana yang saya alami. Saya ketika itu akan terjadi Pergeseran alias perombakan jabatan, saya ditawari mau tetap pada jabatan ini atau bagaimana” ungkapnya.

Lanjutnya “jika mau tetap atau pindah jabatan, saya harus menyetor uang dari mulai Rp. 10juta hingga Rp. 50juta. Tetapi kalau tidak sanggup maka jabatan yang ada terpaksa diganti oleh orang lain yang sanggup memberikan setoran” tukasnya.

Berdasarkan informasi Sumber tersebut, Tim investigasi melakukan pemantauan terkait hal itu, ditemukan banyak pejabat memegang jabatan tidak sesuai tupoksi dan kinerjanya.

Seperti seorang oknum Guru sertifikasi yang menjabat Kepala sekolah dan juga Rangkap Penjabat Kepala Desa, juga kami temui Banyak pejabat yang memegang jabatan yang bukan ahlinya.

Dari dugaan jual beli pormasi jabatan ini, menyebabkan jabatan tidak diduduki oleh ahlinya. Diantaranya kepala sekolah beberapa sekolah tingkat SD maupun SMP tidak dijabat orang yang memang pas dengan keahliannya, dan yang seharusnya menjadi kepala sekolah kini hanya sebagai guru biasa.

Hingga pemberitaan ini di muat pihak Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Ogan Ilir, Setiap ingin dikonfirmasi kebenarannya tidak mau menemui awak Media dengan alasan Rapat dan Dinas luar kota

Konfirmasi dilakukan berkali-kali dan melalui hp tidak diangkat, lewat SMS tidak dibalas.

Kepala BKD Ogan Ilir Juliansyah menolak bertemu, demikian dengan Sekretaris sulit untuk ditemui, terkesan menutupi Kebenaran tersebut.

Pos terkait

banner 468x60