Kesbangpol Kab.Bandung Barat Sosialisasikan Empat Pilar

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Lina

Koran SINAR PAGI, KBB,- Selain menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas), OKP dan LSM bisa bersinergi dalam mengawal kepentingan masyarakat. Karena pada kenyataannya dalam menjalankan roda pembangunan dan pemerintahan menuju masyarakat sejahtera juga harus didukung oleh tanggung jawab seluruh elemen sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing.

OKP, Ormas dan LSM merupakan generasi penerus serta pewaris bangsa yang telah diamanatkan oleh para pendiri bangsa (Founding Father) untuk meneruskan dan mewujudkan cita-cita bangsa, yaitu tercapinya kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menganggarkan lebih dari Rp 4 miliar untuk pembinaan organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Akan tetapi, pembagiannya kepada 329 ormas/OKP/LSM yang ada di Bandung Barat belum merata.

Plt Kepala Kantor Kesbangpol Jaja mengatakan, pemberian uang pembinaan itu dimaksudkan untuk menunjang kegiatan ormas/OKP/LSM. Namun, dia menyebutkan, untuk saat ini pemerintah daerah belum bisa memberikan uang pembinaan kepada seluruh ormas/OKP/LSM, karena jumlahnya yang sangat banyak.

“Kami akan mengajukan kepada bupati yang baru, bupati terpilih, supaya nanti itu semua ormas/OKP/LSM di Bandung Barat bisa dapat (uang pembinaan). Besar atau kecilnya tergantung dari kesiapan APBD,” kata Jaja di sela sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digelar di Lembang, belum lama ini.

Ormas, OKP dan LSM peserta sosialisasi 4 pilar

Menurut dia, uang pembinaan tersebut cenderung dimanfaatkan oleh ormas/OKP/LSM untuk kebutuhan organisasi. Alhasil, belum banyak yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, “Sebetulnya, karena nominalnya tidak besar, jadi lebih diarahkan untuk ormas/OKP/LSM itu sendiri, seperti untuk sarana prasarana mereka. Program kegiatan yang mereka adakan kami arahkan supaya mengenai masyarakat. Jadi, yang pertama itu untuk organisasi, misalkan buat sekretariatnya, kemudian untuk masyarakat,” tuturnya.

Disamping memberikan uang pembinaan, dia menambahkan, Kantor Kesbangpol Bandung Barat juga melakukan sejumlah program pembinaan. Di antaranya, dengan cara menggelar sosialisasi. Pembinaan juga dilakukan kepada ormas/OKP/LSM melalui pengarahan agar mereka menjalankan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) yang ditetapkan. Narasumber dalam kegiatan sosialisasi empat pilar, Kasi intel kodim 0609 Kav.Musiam kodim, Kasat Intel kam Polres Cimahi AKP.Agus Nur Arsyad dan Aseng Junaedi, Asisten I.

Sementara itu Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Bandung Barat, Aseng Junaedi hadir dikegiatan tersebut mewakili undangannya PLT.Bupati KBB Yayat T Soemitra. Aseng Djunaedi saat mebirkan sambutannya menyatakan,” ormas/OKP/LSM memiliki fungsi kontrol kepada pemerintah. Namun demikian, fungsi tersebut hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan. Dengan demikian, tidak ada kesan arogan seperti ketika terjadi pengrusakan kantor pemda dan penganiayaan pegawai pemda oleh oknum ormas beberapa waktu lalu.

“Berkiprahlah, sampaikan aspirasinya tidak dengan cara seperti yang sudah-sudah, ormas/OKP/LSM diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan Bandung Barat. Setidaknya dengan menciptakan kondusivitas, sehingga program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Aseng mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kantor Kesbangpol dalam mensosialisasikan empat pilar wawasan kebangsaan tersebut, “Mari kita interospeksi, evaluasi, dan tetap jalin silaturahmi demi kemajuan Bandung Barat,” ucapnya.

Pos terkait

banner 468x60