Polres Ciamis Gelar Konferensi Pers 4 Kasus Tindak Pidana

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Ciamis,- Dipimpin langsung Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso yang didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Virmanto, Polres Ciamis mengelar konferensi pers 4 (empat) kasus pidana sekaligus di polres Ciamis, Senin (02/07/18).

Kapolres Ciamis menyebutkan, kasus tersebut diantaranya terkait tindak pidana pengedar miras oplosan barjenis Ciu dengan tersangka L (45) dan barang bukti yang diamankan160 bungkus plastik berukuran ¼ liter, 64 bungkus plastik ukuran 1 liter dan 60 bungkus plastik berukuran ½ liter, tersangka L dijerat dengan 204 ayat 1 KUHP pasal 65 ayat1 dan UURI no 8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana sampai 15 tahun.

Kasus hukum selanjutnya, pengedar sekaligus pemakai narkoba berjenis ganja, adapun tersangka A (31) yang ditangkap di Panumbangan, dengan modus, Ganja tersebut sudah dilinting dan dijual dengan harga Rp.50.000/batang yang dipasarkan disekitar wilayah panumbangan.

Dengan memiliki sekaligus mengedarkan ganja seberat 7,1 gram tersangka terjerat hukum pasal 35 Th 2009 Undang – Undang Narkotika dengan ancaman penjara 4 sampai 12 Tahun.

Pelanggaran ke tiga, kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur dengan tersangka E (81), tersangka mengiming – iming korban yang berusia 10 tahun dengan uang Rp.10.000,-.

Tersangka dengan korban adalah tetangga dekat sehingga keluarga tidak menyangka, tindakan bejat yang sudah 2 kali dilakukan tersangka terungkap setelah korban mengeluh perih pada alat vitalnya dan mengadu kepada orangtuanya, akibat perbuatannya tersebut, E dijerat dengan pasal 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 5 sampai 15 tahun penjara.

Kasus hukum terakhir yang digelar dalam konferensi pers tersebut adalah kasus tentang penggelapan motor dengan pelaku W (39). Pelaku mengaku 4 bulan tidak pernah digaji oleh majikan dan hanya diberi maka.

Karena desakan kebutuhan ekonomi, tersangka bersama istrinya sebagai tukang ambil rumput nekad menggelapkan motor majikannya, kendati demikian, hukum tetap berlaku dan tersangka dikenakan pasal tahun 372 KUHP.

Pos terkait

banner 468x60