Warga Duga Ada Mark Up Pada Proyek Rehab Pedestarian Di Jalan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Tim

Koran SINAR PAGI Sidikalang,- Pembangunan rehabilitasi pendistrian jalan (Trotoar) di Jalan SM Raja, Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi tepatnya depan kantor bupati dan kantor Kejaksaan Dairi untuk tahun anggaran 2018, senilai Rp.311, juta lebih itu diduga kuat di Mark Up.

Proyek ini menjadi bahan perbincangan masyarakat, karena jelas bila dilihat secara kasat mata, masih digunakan bangunan lama, seperti diungkapkan sejumlah warga Sidikalabg yang tidak ingin disebut jati diri nya kepada Media ini. Karena masyarakat menilai bahwa bila dihitung secara manual proyek bernilai Rp.3 juta permeter maju itu hamya pemborosan uang negara.

Dari pantauan dilapangan, pada papan proyek tertera berbiaya Rp.311 juta lebih untuk trotoar sepanjang meter, tanpa menguraikan lebar dan ketebalannya.

Saat dilakukan pengukuran lebar trotoar ternyata hanya 152 Cm denga tebal 17 Cm keramik, sementara dinding paret yanh diditutup dengan beton menggunakan tulang besi dari bangunan lama.

Kepala Dinas Perukim (Cipta Karya) Dairi, Hisler Lumbanbatu ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu di kantornya, membantah tudingan masyarakat tersebut,”Tidak ada Mark up dalam proyek tersebut, semua sudah sesuai dengan perhitungannya,” tandasnya.

Pos terkait

banner 468x60