Dadang Sudrajat Menilai, Mutasi Sejumlah Pejabat Diduga Ada Unsur Balas Dendam

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- Buntut dari pernyataan Bupati Garut, Rudy Gunawan saat apel pagi yang akan memutasi besar-besaran sejumlah pejabat, mendapat tanggapan anggota Legislator Kabupaten Garut, Dadang Sudrajat.

Dadang menyayangkan sikap Bupati Garut tersebut, terlebih penyebab mutasi hanya karena dugaan tak mendukung petahana saat Pilkada lalu.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan Bupati Garut, Rudy Gunawan pada saat apel pagi tersebut. Hal ini bisa menimbulkan tidak kondusifnya lingkungan kerja termasuk akan berpengaruh terhadap kinerja,” ujar Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Dadang Sudrajat, Senin (02/07/18).

Seharusnya, kata Dadang, setelah proses Pilkada Garut, Bupati melakukan rekonsiliasi terhadap seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Garut, jangan malah seperti sekarang ini, memberikan sambutan yang mengandung unsur balas dendam.

“Kalau dilihat dari pernyataannya, sambutannya penuh dengan unsur politik serta ada unsur balas dendam, seharusnya sebagai kepala daerah, Rudy tidak berperilaku seperti itu,” paparnya.

Ia juga mengingatkan, berdasarkan aturan, bupati tidak boleh melakukan rotasi dan mutasi sampai akhir masa jabatannya habis, pasalya, pada Pilkada Garut dia ikut mencalonkan diri.

Kendati sudah melayangkan surat pengajuan terhadap Kementerian Dalam Negeri, hal tersebut tidak bisa dijadikan sebuah alasan untuk melakukan rotasi dan mutasi jabatan.

“Jangan dijadikan alasan karena mendesak, maka meminta izin pada Kementerian Dalam Negeri,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60