Diduga Barang Rombengan Selundupan, Leluasa Masuk Kewilayah Berau

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Abd.Haris

Koran SINAR PAGI, Berau/Kaltim,- Barang seludupan jenis pakaian rombengan yang diduga didatangkan dari Tawau Malaysia oleh oknum yang akrab disapa dengan nama panggilan Pa Abu, leluasa masuk ke wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Tak tanggung – tanggung, dalam satu bulan kapal pengangkut barang rombengan dari Tawau, Malaysia ini bisa dua kali masuk ke wilayah Berau dengan jumlah muatan yang diprediksi bisa mencapai 350 bal, jika dihitung barang Ilegal tersebut disetiap bulannya bisa menggapai kurang lebih 1.000 bal.

Ratusan bal pakaian bekas dari Tawau Malaysia leluasa masuk ke wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

Masuknya barang bekas secara mulus tanpa ada kendala ini diduga akibat adamya oknum aparat tertentu yang ikut bermain dibelakang layar dengan mendapat fee dari oknum utama penyelundupan tersebut.

Dari hasil penelusuran wartawan dilapangan diperoleh informasi dari Herman salah satu orang kepercayaan Pa Abu, mengaku, dirinya dipercaya untuk menjaga barang tersebut sebab, “Saya hanya menjalankan perintah pak Abu untuk menjaga barang – barang ini,” ucapnya.

Dikatakannya, kapal yang memuat barang tersebut sebenarnya sempat karam di Pulau Sanga Laki di Pulau Derawan, kemudian barang muatan yang berhasil diselamatkan diamankan ditempat tersebut,

“Sebagian sudah diangkut melalui jalur darat dan sebagaian lagi dititipkan dirumah warga di Tanjung Batu Jalan Kampung Baru, Gang Pos Yandu Rt 11,” ungkapnya.

Terkait kasus ini, beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Berau berharap, aparat terkait segera mengambil tindakan tegas, karena sudah ada aturan yang melarang masuknya barang bekas dari luar negeri ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pos terkait

banner 468x60