HBH Alumnus SMA YP Puncak Tanjung Raja

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Jalin tali silaturahim para alumnus SMA YP Puncak Tanjung Raja angkatan 1992 – 1995 digelar Selasa (18/06/18) di RM Pondok Pindang Buk Sri Kaswan, Alam Albasia, H Mawardi Yahya Tanjung Putus, bermotto, “Dengan kesucian hati kita pererat tali silaturahmi untuk meningkatkan rasa tali persaudaraan”

Acara yang dimeriahkan oleh Ot.RM dihadiri dua mantan guru semasa para alumnus ini menuntut ilmu yaitu, Guru Bahasa Inggris, Ngadiman dan Guru Fisika, Nurela serta para alumni.

Dalam suasana pertemuan yang penuh kehangatan, keakraban dan kekeluargaan, tak sedikit alumni yang hadir dalam acara tersebut sudah sukses, seperti Aiptu Muslim asal Desa Kerinjing yang kini bertugas di Liwa Lampung, kemudian dari unsur TNI ada Kapten Rohili asal Desa Siring Alam yang sekarang bertugas di Depok Jawa Barat serta dari ASN Hendri asal Desa Muara Kuang sekarang menjabatan Camat Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.

Izadin Mayor, ketua pelaksana dibantu M.Payati dan Rusmiati, selaku penggagas kegiatan reuni mengatakan acara ini terselenggara berkat adanya dukungan dari seluruh alumnus, serta support dari Pak Ngadiman ex guru Bahasa Inggris,

“Kegiatan hari ini merupakan tahap awal untuk menjalin tali silaturahim, mungkin kedepan akan berusaha semaksimal mungkin agar acaranya lebih gebyar lagi,” ucapnya.

Menurut Ngadiman (Guru Bahasa Inggris), ide untuk menggelar reuni tercetus dari pertemuan antara Rusmiati dan Izadin,”Waktu itu saya hanya memberikan saran, dan nasihat karena acara seperti ini tidaklah mudah, sebab membutuhkan kesabaran dan tantangan untuk menyatukan teman – teman yg sudah terpisah puluhan tahun dan tidak tau keberadaannya, tapi berkat keuletan dan tekad kuat, mereka berhasil mengadakan acara ini walaupun tidak semuanya hadir,” tuturnya.

Ia berharap kedepan reuni tersebut akan menjadi momen yang paling berharga untuk dikenang, tambahnya.

Hendri salah satu siswa yang sudah berhasil menjadi Camat Muara Kuang mengaku terharu bisa bertemu kembali dengan kawan lamanya, ia sangat berterimah kasih kepada penggagas, “Dengan adanya acara ini kita bisa bertemu dan berkumpul bersama tanpa membedakan status dan kedudukan,” ucapnya.

Sementara itu ibu Nurela, mantan guru fisika menyampaikan sambutannya sambil meneteskan air mata haru, tidak terpikirkan olehnya akan bisa bertemu kembali dengan anak didiknya dahulu, dia berpesan kepada para mantan siswanya agar bisa mengingat yang baik – baiknya saja, karena menurutnya tampa sadar atau tidak setiap manusia pasti ada khilaf dan salah.

Ismail Mayuza, motivator SMA YP Puncak Tanjung Raja selaku guru yang baru masuk tahun 1997/2004 mengatakan bahwa SAMA Puncak mengalir didalam tubuhnya dan setiap menyebut SMA puncak dirinya seolah olah mendengar rumahnya sendiri.

Pos terkait

banner 468x60