Satreskrim Polres Lahat Amankan Pelaku Curas Korban Meninggal

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : tim

Koran SINAR PAGI, LAHAT

Satreskrim Polres Lahat, Sumsel berhasil amankan pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang menggunakan senpi.

Pelaku yakni Ibrahim Alias Bruhim Bin Hotop (45), petani, warga desa Pendopo, Kec. Lintang Kanan, Kab. Empat Lawang.

Sementara korbannya adalah Selly Heriani Binti Sulaiman (17), warga desa Pagar Batu, Kec. Pulau Pinang.

Kemudian Hendri Yansyah MD (20) yang bekerja sebagai wiraswasta, warga desa Jati, Kec. Pulau Pinang.

Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Lahat, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, SiK, pengungkapan kasus curas tersebut dalam rangka atensi Kapolda Sumsel berkaitan dengan begal spesial perbatasan Lahat-Empat Lawang, sekaligus operasi Senpi Musi 2018.

Dengan dasar LP diantaranya, Laporan Polisi Nomor : LPB/184/IX/2017/Res Lahat tgl 09 September 2017 LP terkait.

1. LPB/07/IV/2018/SPK POLSEK JARAI tgl 12 April 2018
2. LPB/06/IV/2018/SPK POLSEK JARAI, tgl 04 April 2018
3. LPB/205/X/2017/Res Lahat tgl 24 Oktober 2017.

Dijelaskan AKP Ginanjar, kronologis kejadian dimana pada Sabtu, 09 September 2017 sekira pukul 13.30 WIB, bertempat di Desa jati Kec.Pulau Pinang Kab.Lahat, telah terjadi tindak pidana Pencurian Dengan Kekerasan terhadap Korban an. Selvi Heriani Binti Sulaiman dan Hendri Yansyah Bin Aswari (MD).

Saat itu kedua korban diancam oleh tersangka Ibrahim Alias Bruhim Bin Hotop dengan menggunakan senjata tajam.

Kemudian meminta barang-barang milik korban. Karena pada saat itu korban Hendri Yansyah melakukan perlawanan maka tersangka melakukan kekerasan dengan membacok dan menusuk korban yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat luka tusuk.

Selanjutnya tersangka melarikan diri dengan membawa barang hasil curian berupa kendaraan roda dua (motor) dan telpon genggam.

Setelah mendapatkan informasi, lanjut AKP Ginanjar, Senin, 14 Mei 2018 sekitar pukul 22.00 WIB bahwa TSK sedang bermain judi di Desa Pendopo, Kec. Lintang Kanan.

Pihaknya langsung menerjunkan Team Opsnal Reskrim Polres Lahat guna melakukan penangkapan terhadap TSK di arena Judi tersebut.

Tsk pun berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap TKP lain dan menunjukkan BB hasil curian tersebut di Kec . Jarai Desa Muara Payang.

Namun, pada saat hendak diperintahkan untuk menunjukkan BB yang dimaksud, TSK berontak dan hendak merebut senjata api milik petugas.

TSK pun akhirnya terpaksa dilakukan tindakan tegas Kepolisian sesuai dengan SOP dikarenakan membahayakan keselamatan petugas dan beberapa warga masyarakat yang ada di sekitar.

TSK diborgol depan karena mengalami kecelakaan dan patah bahu sehingga tidak bisa diborgol belakang.

Adapun Barang Bukti yang disita yakni satu pasang sandal merk swallow berwarna hijau, satu lembar kain slayer bermotif kembang berwarna merah maron.

Satu buah kalung tali terdapat hiasan berwarna hitam, satu buah kombinasi berwarna hitam, satu buah besi pipih yang ujungnya lancip, satu lembar baju kaos lengan pendek bermotif garis-garis berwarna hitam.

Satu lembar celana panjang levis merk KICK DENIM berwarna biru yang terdapat bercak darah, satu lembar kaos dalam berwarna putih yang terdapat bercak darah, satu buah ikat pinggang kulit berwarna hitam,
satu unit handphone merk ADVAN VANDROID S4Z dengan nomor Imei1: 353056076925846Imei:353056077075849

Satu pucuk senjata api rakitan laras pendek, tiga butir amunisi caliber 9 mm, satu bilah senjata tajam jenis parang, satu bilah senjata tajam jenis pisau.

Guna pengembangan lebih lanjut TKP lainnya pihaknya melakukan kordinasi dengan Polres Empat Lawang.

Pos terkait

banner 468x60