Cabup dan Cawabup “Sopan Santun” Kecam Keras Aksi Terorisme Di Surabaya

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Abi Cris

Koran SINAR PAGI, Majalengka, – Menyusul terjadinya tindak terorisme 3 tempat ibadah (Gereja) di Surabaya, Minggu (13/05/18) dan Mako Brimob beberapa waktu lalu, menuai kecaman dari berbagai kalangan masyarakat, yang mengaku prihatin dengan kembali maraknya aksi teror di negeri tercinta Indonesia.

Tidak terkecuali H Sanwasi dan H M Taufan Ansyar, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Calon Wakil Bupati Majalengka dalam Pilkada Majalengka 2018.

Cabup Majalengka, H Sanwasi mengutuk keras tindakan terorisme yang bertujuan mengoyak bingkai NKRI tersebut, “Kami menyampaikan keprihatinan yang sangat dalam serta turut berbela sungkawa pada keluarga korban pengeboman tersebut, kami sangat percaya kepada Polri dapat segera mengusut tuntas kejadian ini.” tegasnya saat dihubungi via telephone, Senin (14/05/18).

Ia berpesan kepada segenap masyarakat, khususnya masyarakat Majalengka, agar tidak terpancing dan terprovokasi oleh isue – isue yang tujuannya memecah belah rakyat dan akan memecah belah keutuhan NKRI.

“Kita percayakan kasus ini kepada aparat terkait, sebagai warga masyarakat kita harus tetap tenang.” ucap H.Sanwasi.

Calon Wakil Bupati nomor urut 3, H Taufan Ansyar, mengemukakan hal senada “Hal ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk tetap menjaga silaturahmi dan komunikasi, tetap waspada terhadap upaya-upaya yang berusaha mengadu domba serta memecah antar elemen masyarakat” ungkap H Taufan Ansyar.

Selanjutnya, H Taufan Ansyar juga mengingatkan agar masyarakat Majalengka juga lebih siap menyongsong era globalisasi “Dalam waktu dekat di Majalengka akan beroperasi bandara internasional, yang akan menjadi objek vital negara. Kita tidak dapat mencegah orang masuk, dengan berbagai latar belakang kultur dan budaya mereka, namun kita dapat mencegah dengan membentengi masyarakat majalengka dengan pendidikan ahlak serta menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal serta memperkuat fondasi Agama, Iman Islam dalam diri kita.

Menurutnya, kehadiran objek vital negara juga menimbulkan potensi kerawanan keamanan, hal ini salah satunya dapat dicegah oleh masyarakat dengan meningkatkan sistem keamanan dilingkungan masing-masing, “Segera laporkan jika masyarakat menemukan gerakan-gerakan yang mencurigakan,” papar H. Taufan Ansyar.

Pos terkait

banner 468x60