ATM BRI Sinumbra Tidak berfungsi Karena Listrik Tidak Dibayar

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Bandi

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- ATM BRI yang berada di Perkebunan PTPN VIII Sinumbra, Kec. Rancabali, Kab.Bandung. Sudah beberapa hari belakangan tidak dapat berfungsi. Hal tersebut dikeluhkan nasabah yang hendak mengambil uang.

Akibat tidak bertungsinya ATM tersebut nasabah yang hendak mengambil uang harus ke Ciwidey dengan menempuh jarak 15 Km dan membayar ojeg Rp.100 ribu pulang-pergi

Nasabah yang kebanyakan petani Strowbery menyampaikan keluhannya kepada Koran SINAR PAGI, Minggu (06/05), “Sudah 3 hari ini ATM tidak berfungsi, sehingga kami kesulitan mau ambil uang, kalaupun bisa harus ke Ciwidey, selain makan waktu, ongkos naik ojegnya Rp.100 ribu, kalau ambil uang Rp.100 ribu, habis buat ongkos,” keluh nasabah. Masih menurut nasabah tidak berfungsinya ATM tersebut karena listriknya diputus.

Pihak PLN UPJ Soreang, bagian penagihan, saat di konfirmasi KSP (09/05) membernarkan pihaknya memutus aliran listrik ATM BRI di Sinumbra, pasalnya belum menyelesaikan tagihan listrik selama 2 bulan, dan pemutusan ini untuk yang kedua kalinya. “Padahal pihak PLN terbih dahulu sudah disampaikan pemberitahuan,” ujar salah seorang petugas di bagian pembayaran.

Sementara itu saat KSP konfirmasi ke pihak BRI cabang Soreang, Jani, bagian logistik, mengatakan “Hari ini ATM, berfungsi lagi, sudah diselesaikan tagihannya, jika belum berfungsi, bisa jadi token listriknya terkukar,” katanya.

Nasabah BRI di Sinumbra khususnya, menyayangkan lambatnya penanganan atas tidak berfungsinya ATM tersebut.”Masa Bank Pemerintah sebesar itu harus nunggak listrik,” ujar salah seorang nasabah yang enggan disebut namanya.

Pos terkait

banner 468x60