Lakukan Penganiayaan, Tiga Warga Bongas Kulon Diciduk

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Abi Chris

Koran SINAR PAGI, Majalengka,- Berawal dari cekcok adu mulut dengan berujung penganiayaan, Sebayak Tiga orang warga Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian Polres Majalengka.

Ke tiga warga Bongas Kulon tersebut diciduk Satreskrim Polres Majalengka, lantaran melakukan penganianyaan terhadap Taryono (38) penduduk Desa Bongas Wetan, Kec. Sumberjaya, Majalengka Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad

mengatakan, “Kami berhasil menciduk ketiga orang terangka atas kasus penganianyaan yakni, berinisial G alias Egi (24) seorang pekerja Office Boy di PT Wintai dan BSB alias Gambling (26) serta AS alias Abrag (32),”kata Kapolres Majalengka, AKBP Noviana, kesejumlah awak media, Senin (07/05/18).

Menurut Kapolres AKBP Noviana, kronologis kejadian tersebut bermula pada Rabu (13/04/17) sekira pukul 23.00 WIB, di pinggir jalan raya Cirebon-Bandung, tepatnya disebrang Pabrik PT Wintai yang berada di Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka, telah terjadi penganianyaan, sebelum terjadi penganianyaan mereka terlebih dahulu terlibat cekcok adu mulut antara tersangka G alias Egi bersama tersangka lainnya dengan korban.

Karena terpancing emosi, kemu-dian para tersangka langsung memukul korban dengan menggu-nakan kepalan tangan dan genteng, hingga mengakibatkan korban mengalami luka robek dibagian pelipis kiri dan kanan serta luka robek pada jari dan punggung, kaki kanan serta babak belur dibagian tubuh korban.

Setelah melakukan penganianyaan, sambung Kapolres AKBP Noviana, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rina Perwitasari, bahwa para pelaku tersebut langsung melarikan diri dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dari hasil penyelidikan petugas, akhirnya para pelaku tersebut berhasil kami ciduk dari tempat persembunyianya, para pelaku berikut sejumlah barang bukti, sudah di amankan di Mapolres Majalengka, ” pungkasnya.

“Akibat perbuatannya kini para pelaku akan kami jerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman Tujuh tahun penjara, ”tegasnya.

Pos terkait

banner 468x60