Ratusan Massa Geruduk Kantor Bupati OKI

Pewarta : adi/fitry

Koran SINAR PAGI, Kayuagung OKI

Akibat perselisihan lahan antar warga khususnya keluarga Ibrahim Idris Almarhum desa Pematang Panggang dengan PT. Ektarum membuat ratusan massa geruduk kantor Bupati OKI, Senin (05/02).

PT. Ektarum yang beroperasi di desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji.

Ratusan massa tersebut bertolak dari Taman Segitiga Emas dengan longmarch berjalan kaki menuju kantor orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk itu.

Sambil meneriakan yel-yelnya para massa dikawal ketat para anggota Kepolisian Polres OKI.

Setibanya di kantor Bupati OKI mereka para massa langsung melakukan orasinya yang dikordinator oleh Alex Kazjuda, SE dan rekan.

Dalam orasinya massa meminta kiranya PT.Ektarum perusahaan sawit yang beroperasi di Desa Pematang Panggang mengembalikan lahan warga yang diduga telah menduduki dan menserobot lahan sejak tahun 1990.

Kemudian meminta ganti rugi lahan selama diduduki, selanjutnya meminta cabut izin HGU perusahaan karena diduga lokasi HGU perusahaan bukan di desa Pematang Panggang.

Selain itu, meminta kepada pemerintah OKI kiranya mengusut tuntas persoalan tersebut.

Karena dijelaskan kordinator aksi, Alex Kazjuda, selama ini pihak perusahaan tidak ada etikad baik sama sekali.

Padahal masyarakat memiliki bukti kepemilikan lahan yang diketahui Camat setempat kala itu jauh sebelum perusahaan masuk di desanya.

Dalam kesempatan itu juga massa mengancam jika Pemkab OKI tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut maka akan kembali menggelar aksi dengan massa lebih banyak lagi.

Sayangnya saat orasi, Bupati OKI, H.Iskandar, SE, tidak sedang berada di kantor dan akhirnya diterima oleh pejabat yang berkompeten yakni, Pratama Surya.

(984)