Koramil Tanjungkerta Adakan “AKSI” Ubah Sampah Jadi Teman

Pewarta : Jeky E Saepudin

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Koramil 1003 Tanjungkerta Kabupaten Sumedang Jawa Barat mengggelar kegiatan sosialisasi (aksi – red) pemanfaatan pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik Rabu (31/01/18).

Kegiatan itu digelar di Aula Kantor Kecamatan Tanjungkerta dengan dihadiri para anggota Muspika, Kepala Puskesmas, Kepala Desa se Kecamatan Tanjungkerta, Ketua KarangTaruna tiap desa, juga perwakilan RT/RW tiap desa, serta kader PKK, Bank Sampah, Kelompok Wanita Tani (KWT).

sosialisasi pemanfaatan pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik

Dalam sambutan itu Danramil 1003 Tajungkerta mengatakan,”Hari ini kami menggelar kegiatan pengelolaan serta pemanfaatan sampah rumah tangga yang selama ini sampah tersebut dianggap tidak bermanfaat,” ujar Kapten Infanteri Lilo Witjaksono.

Selanjutnya kata dia, sampah rumah tangga tersebut bisa saja jadi berbahaya ketika dibiarkan menumpuk begitu saja, tetapi dalam sosialisasi ini ia mengajak semua elemen masyarakat untuk menjadikan sampah tersebut sebagai teman, bahkan bisa menjadi nilai ekonomis yaitu dengan cara mengolahnya menjadi pupuk organik.

“Sampah rumah tangga tersebut nanti bisa dipisahkan antara organik dan non organik, kemudian bisa kita olah menjadi pupuk berjenis mikro organisme lokal (MOL) dengan menggunakan campuran diantaranya, air beras, air kelapa, dan gula merah yang disatukan dengan sampah organik seperti sayuran busuk, buah – buahanan busuk, selanjutnya bahan tersebut dimasukan kedalam wadah dan di tutup rapat, kemudian didiamkan selama 14 hari untuk menjdi sebuah pupuk cair”, terangnya.

Kemudian Danramil pun mengutarakan, kegunaan pupuk tersebut selain untuk sayuran juga bisa untuk menyuburkan buah-buahan.

Selanjutnya kata dia, kegiatan sosialisasi pemanfaatan sampah rumah tangga tersebut pun akan disosialisasikan kembali di masing masing desa, agar selain lingkungan masyarakat itu bersih dari sampah juga ada nilai manfaatnya buat warga.

“Saya juga akan memerintahkan anggota Babinsa di masing masing desa untuk menyosialisasikan pemanfaatan sampah tersebut agar masyarakat itu selain dilingkungan nya bersih dari sampah juga mereka mempunyai manfaat serta nilai ekonomis yang mereka hasilkan nantinya”, tuturnya.

“Mudah – mudahan dari hasil kegiatan ini masyarakat bisa lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan terutama masalah pengolahan sampah, dan mereka bisa menjadikan sampah tersebut menjadi nilai yang sangat bermanfaat”, harapnya.

(46)