15 Media Online di OI Tidak Diakomodir Diskominfo

Pewarta : Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Sedikitnya 15 media online yang beroperasi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir tidak mendapat perhatian dari Dinas Komunikasi dan Informatika,

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) sebelumnya sudah mengintruksikan kepada seluruh media online yang ada di Kabupaten Ogan Ilir (OI) untuk melakukan kerja sama Advetorial ke pihak Diskominfo.

“Kami hanya menerima media cetak dan TV saja untuk melakukan Advetorial, sementara untuk media online, silakan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan kerja sama berita berbayar atau ADV teritorial, karena disana untuk media online,”kata Ahmad Ridhon Kepala Bagian (kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait masalah kerjasama berita berbayar dengan media online, Juamt (26/01/18).

Sementara itu saat disambangi kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Yohanes mengatakan, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk melakukan kerjasama dalam berita berbayar.

“Maaf pak untuk media online saat ini kami belum bisa melakukan kerjasama berita berbayar atau Advetorial karena anggaran kita ini kecil jadi kita tidak bisa untuk melakukan kerjasama dengan media online untuk saat ini, untuk yang berkasnya sudah masuk nanti kita akan kirim surat pemberitahuan bahwa saat ini belum bisa melakukan kerjasama dalam berita berbayar atau Advetorial,” tuturnya.

Menurut pantauan Koran SINAR PAGI, dari 17 kabupaten di Sumatra Selatan (Sumsel) hanya di OI media online yang tidak mendapatkan perhatian dari pihak Diskominfo, padahal eksistensi media online dalam penulisan berita tidak bisa dipandang sebelah mata, bahkan bisa lebih update dibanding media lainnya.

(127)