Wanhat Koran SINAR PAGI, Ingatkan Wartawan Untuk Tidak Terlibat Black Campaign

Pewarta : Jeky E Saepudin

Koran SINAR PAGI, Subang,– Media Sinar Pagi salah satu koran legenda di Jawa Barat dan Indonesia dalam kiprahnya kembali menggelar rapat kordinasi ( Rakor ) untuk yang sekian kalinya berlokasi di Hotel Domestic Pamanukan Pantai Utara ( Pantura ) Jalan Pantura Pamanukan Subang Jawa Barat, Sabtu dan Minggu, ( 13 – 14 Januari 2018).

Peserta Rakor Koran SINAR PAGI, di Subang, Jum’at.(13/01/18)

Rakor yang digelar se – Propinsi Jawa Barat itu menghadirkan para wartawan media Koran Sinar Pagi dari berbagai Kabupaten dan kota di Jawa Barat dan luar Jabar.

Dikatakan Pemimpin Redaksi ( Pemred ) Wawan Nurjaman saat di lokasi rakor,

“Rakor ini merupakan agenda Manajemen Koran Sinar Pagi yang bakal terus dilaksanakan minimal satu tahun sekali guna menjalin koordinasi dan juga rasa persatuan dan kesatuan diantara internal awak Sinar Pagi”, ujarnya, Sabtu (12/01/18)

Sementara itu diingatkan Dewan Penasehat ( Wanhat ) Koran Sinar Pagi, Sarpin, terkait suasana Pilkada yang kini berlangsung,

“( Jurnalis Koran Sinar Pagi ) Untuk bersifat netral kalau untuk mendukung salah salah satu itu sah – sah saja, tapi jangan sampai menjelekan yang lainya apalagi terlibat melakukan black campaigne ( Kampanye hitam – red ) “, ujar petinggi di perusahaan Pancanaka Grup Real Estate ini.

Dikatakanyan lagi kampanye hitam akan berdampak buruk bagi citra wartawan itu sendiri juga bisa terjerat UU ITE bagi black campaign di medsos yang dinilai sudah melanggar hukum.

Sarpin selanjutnya berharap agar para awak media Koran Sinar Pagi terus meningkatkan kinerjanya di wilayah masing – masing biro.

“Saya berharap para jurnalis Sinar Pagi untuk terus meningkatkan kinerja di biro nya masing- masing agar keberadaan Koran Sinar Pagi diakui dan disegani tapi bukan di takuti”, ujar nya.

Sementara Pimpinan Umum ( Pinum ) Usep Wawan mengatakan,

“Kiprah Koran Sinar Pagi untuk pengembangannya memang mesti melakukan inovasi baru, salah satunya terus mengembangkan dan memelihara jaringan sebagai bentuk penguatan organisasi”, terang nya.

(134)