Jembatan Ciputrapinggan Resmi Digunakan Semua Jenis Kendaraan

Pewarta : Herry

Koran SINAR PAGI, Pangandaran,- Jembatan Ciputrapinggan secara resmi bisa digunakan seluruh jenis kendaraan. Pengoperasian jembatan yang berada di jalan raya nasional di Kabupaten Pangandaran dilakukan pada Kamis (11/01/2018) pukul 09.00 WIB pagi.

Peresmian open traffic Jembatan Ciputrapinggan tersebut dilakukan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari ditandai dengan prosesi pengibaran bendera start. “Mulai saat ini Jembatan Ciputrapinggan bisa dilalui oleh seluruh jenis golongan kendaraan,” kata Bupati Jeje dalam sambutannya.

Hal ini juga menandai difungsikannya secara resmi pengganti jembatan Ciputrapinggan yang amblas setahun yang lalu. Semua jenis kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintasi jembatan itu.

“Saya ingat betul, belum lama diberikan amanah memimpin Pangandaran, jembatan utama sebagai penghubung jalan nasional amblas. Sontak peristiwa ini membuat semua pihak terkejut karena begitu vitalnya fungsi jembatan tersebut,”kata Bupati Jeje.

Menurut Bupati, transportasi sempat lumpuh dan terganggu beberapa bulan hingga terbangun dua jembatan bailey sebagai jembatan sementara. Pemerintah pun kemudian membangun jembatan pengganti yang lokasinya bergeser beberapa meter dari jembatan yang amblas.

Berbagai persoalanpun muncul saat awal pembangunan. Salah satunya terkendala lahan yang ternyata lahan yang digunakan milik warga. “Untuk proses ganti rugi pun bukan perkara mudah. Pemerintah pusat harus mengeluarkan anggaran hingga 1,2 miliar untuk ganti rugi lahan warga,”ungkap Jeje.

Setelah melalui berbagai kendala dan berkat kerjasama semua pihak, akhirnya proyek pembangunan jembatan pengganti yang menelan anggaran 17 miliar rupiah ini, dapat dilaksanakan dan selesai dikerjakan pihak rekanan.

“Dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang berkunjung maupun yang keluar Pangandaran kembali lancar,”ujarnya.

Selain itu dirinya berharap perekonomian dan minat wisatawan berkunjung ke Objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran akan kembali bergairah.

“Jembatan merupakan akses vital dalam kegiatan transportasi masyarakat. Semoga dengan dibukanya jembatan ini, ekonomi masyarakat akan semakin meningkat,”ujar Jeje

(21)