Jalan Sejangko – Sungai Keli Rusak Parah, Perekonomian Warga Terancam Lumpuh

Pewarta: Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI Ogan Ilir,- Imbas dari pasangnya air Sungai Ogan beberapa hari ini membuat sebagian wilayah di Kabupaten Ogan Ilir (OI), khususnya di wilayah pedesaan, banyak yang terendam banjir.

Seperti terlihat di jalan poros alternatif dari Desa Sejangko 2 Kecamatan Rantau Panjang Ol menuju ke Desa Sungai Keli Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ol, Rabu (10/01/2018), kondisi jalan dilokasi ini digenangi air dengan kedalaman mencapai lebih kurang sekitar 50 cm.

Febri, salah satu warga sekitar menyebutkan, jalan tersebut sudah beberapa minggu yang lalu banjir dan saat ini kedalaman air sudah sekitar 50 cm lebih.

“Sekitar Seminggu atau dua minggu yang lalu memang sudah banjir dan setelah diguyur hujan kemudian ditambah saat ini air Sungai Ogan pasang jadi tambah dalam, tidak menutup kemungkinan kondisi debit air terus mengalami peningkatan,” katanya.

Hal senada dikatakan warga yang lain, Malik (35) warga yang sama menambahkan bahwa masyarakat sekitar mulai kesulitan untuk beraktifitas karena air yang pasang ini.

“Agak sulit pak kalau mau pergi keluar rumah harus pakai perahu, enak kalau yang punya perahu, nah kita tidak punya apa-apa jadi mau tidak mau harus siap-siap untuk basah,” keluhnya.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat setempat berharap kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI kiranya bisa memperhatikan kondisi jalan alternatif ini.

“Semoga Pemkab OI khususnya dinas terkait bisa lebih memperhatikan kondisi jalan alternatif kami disini, karena cuma jalan inilah satu-satunya akses terdekat dari Sejangko menuju sungai Keli” Imbuhnya.

Dirinya meminta tolong jalan alternatif tersebut diperbaiki dan ditinggikan, supaya saat air pasang tidak banjir seperti ini, ditakutkan nantinya tanah timbunan akan terkikis habis.

“Kasihan melihat tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Sungai Keli, susah mau ke Puskesmas karena hampir setiap hari para tenaga medis serta pegawai Puskesmas lewat sini, memang ada jalan lain untuk ke Sungai Keli namun harus memutar puluhan kilometer dan juga melewati jalan yang rusak parah,” ungkapnya.

(27)