Jaringan Sindikat Narkoba Internasional Malaysia – Pekanbaru – Medan Berhasil Diungkap

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Senin (08/01/18) sekitar pukul 14.00 Wib bertempat di RS.Bhayangkara TK – ll Polda Sumut dilaksanakan gelar perkara pengungkapan kasus tindak pidana peredaran narkotika Golongan l jenis shabu seberat 15 (lima belas) Kg dari jaringan sindikat Internasional Malaysia – Pekan Baru – Medan.

Hadir dalam Press release tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol Drs.Paulus Waterpauw, Waka Polda Sumut Brigjen Pol.Agus Andrianto,SH, Kabid Humas Polda Sumut Pol.Dra.Rina Sari Ginting, Dir Narkoba Polda Sumut. Kombes Pol.Hendri Marpaung, Ka Rumkit. RS Bhayangkara Kombes Pol.dr.A.Nyoman Edy Purnama dan Labfor Cabang Medan.

Diungkapkan, peristiwa berawal Pada hari Rabu, 03 Januari 2018 sekitar pukul 17.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap 1 ( satu ) orang laki -laki di Jalan Bunga Sakura Kec.Medan Sunggal Kota Medan tepatnya di depan Mesjid, saat penggeledahan di rumah Ashari di Jalan Pemasyarakatan No. 71 Kel. Lalang Kec.Sunggal Kab.Deli Serdang, tersangka sempat berupaya melarikan diri namun berhasil dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki.

Dari tersangka Ashari ditemukan barang bukti berupa, 4 paket besar shabu dalam bungkus plastik warna kuning bertuliskan Guanyinwang dengan berat keseluruhan 4 (empat) Kg, 2 (dua) unit handphone, 7 (tujuh) buah buku rekening, 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio Soul No.Pol, BK 2599 ACW.

Selanjutnya, hari Kamis (04/01/18) sekitar pukul 11.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang laki – laki di Jalan Imam Bonjol Kec.Medan Baru, Kota Medan tepatnya didepan Vihara Borobudur dan Jalan Asia Kec.Medan Area Kota Medan tepatnya di Bank BCA Bakaran Batu. Pada saat pengembangan ke 4 (empat) lokasi para tersangka melawan petugas dan melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terukur namun dalam perjalanan ke RS Bhayangkara Medan, 3 (tiga) tersangka meninggal dunia yaitu Chin Yoon Fah alias Acin (MD) Warga Negara Malaysia, Tan Siong Tiong alias Tiong (MD) dan Joni alias Aguan (MD) dan 1 (satu) orang tersangka luka tembak pada kaki Susanto alias Santo.

Dari para tersangka hasil penangkapan kedua berhasil diamankan barang bukti Narkotika Golongan 1 Jenis Shabu yang dikemas dalam 11 (sebelas) bungkus plastik warna kuning bertuliskan Guanyinwang seberat 11 (sebelas) Kg, 8 (delapan) unit handphone, 1 (satu) lembar KTP a.n. Tan Siong Tiong alias Tiong.

Adapun Pasal yang dilanggar para tersangka adalah Pasal 114 Ayat ( 2 ) dan atau Pasal 122 Ayat ( 2 ) jo.Pasal 132 Ayat ( 1 ) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan acaman hukuman pidana dengan Pidana mati, Pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp.1 Milyad dan paling banyak Rp.10 Milyard.

(55)