DPD PAN Garut Tidak Koalisi Dengan PPP

Pewarta : Fitri Nur’aeni

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut, Agus Hamdani menyatakan, menghadapi Pemilihan Bupati (Pilbup) 2018, pihaknya sudah berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Hanura, namun pernyataan tersebut dibantah keras Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Garut, Ade Suryana. Menurut dia, pihaknya masih tetap berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD).

“Saya sebagai Sekretaris DPD PAN Garut tidak merasa membangun koalisi dengan PPP atau diajak untuk berkoalisi dengan PPP. Terlebih, koalisi dengan DPC Demokrat sudah saya laporkan ke DPW dan DPP,” tegas Ade Suryana, Sabtu (23/12).

Ade optimistis, saat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Calon Wakil Bupati, akan terlebih dulu meminta masukan dari DPD dan tim Pilkada, pasalnya PAN menargetkan kemenangan di Pilbup 2018,“Kami punya target menang di Pilbup 2018,” ujar Ade Suryana.

Ade membenarkan bahwa Aditya Wicaksana Pradana sudah mendapat rekomendasi, tapi bukan SK artinya, masih ada kesempatan bagi para Bakal Calon (Balon) lainnya untuk mendapatkan SK pencalonan.

Sebelumnya Koran Sinar Pagi mengabarkan, Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) I Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Garut memutuskan Agus Hamdani sebagai Bakal Calon Bupati (Balonbup) 2018 mendatang.

Mantan Bupati sekaligus Ketua DPC PPP Kabupaten Garut ini mendapat persetujuan dari seluruh jajaran pengurus dan para Ketua PAC.

Menurut Agus, ada sejumlah nama yang sudah dibidik untuk mendampinginya. Salah satunya, Aditya Wicaksana Pradana yang sudah mengantongi rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Dengan begitu, PPP, PAN dan Hanura sepakat berkoalisi. Proses rekomendasi Pasangan Calon (Paslon) akan segera keluar. Setelah itu, langsung deklarasi,”Akhir bulan ini kami deklarasi,” pungkasnya.

(42)