Kuasa Hukum Warga Laporkan Oknum Polisi Yang Diduga Anggota Polres Berau Ke Propam Mabes Polri

Pewarta : Abd.Haris

Koran SINAR PAGI, Berau/Kaltim,– Perlakuan kasar yang diduga dilakukan oknum jajaran Polres Berau terhadap warga yang tengah menduduki lahan miliknya sendiri untuk mendapatkan keadilan akibat lahan miliknya di klaim PT Berau Coal, menuai keprihatinan Kuasa Hukum Warga (Pusaka), Dr.Ir.Yudi Wibowo Sukinto,SH.,MH.

Menurutnya, perlakuan kasar saat pembubaran paksa 5 orang anggota Pusaka yang tengah menduduki lahan ini diwarnai dengan tembakan ke udara dan arah hutan yang diduga hingga 9 (sembilan) kali dari senjata oknum aparat Kepolisian Polres Berau.

Kuasa Hukum warga, Dr.Ir.Yudi Wibowo Sukinto,SH.,MH.

Berkaitan dengan hal tersebut, kuasa hukum warga,Yudi Wibowo Sukinto mengaku telah melayangkan laporan kepada Propam Mabes Polri,”Saya sudah laporkan hal ini ke Propam Mabes Polri,” ujarnya lewat pesan singkat kepada wartawan Koran SINAR PAGI, Sabtu (18/11).

“Ini sengketa lahan, bukan ngejar teroris, kenapa harus pakai senjata segala, sementara orang – orang Pusaka tidak membawa apa – apa, tangan kosong,” katanya.

Dikatakannya, Jelas – jelas itu adalah tanah rakyat, namun diduga sudah dimanipulasi datanya oleh oknum polisi yang KKN dengan PT Berau Coal,”Kalau polisi main tembak, akan membuat persatuan suku – suku asli Kalimantan marah,” imbuh Yudi.

Masih menurut Yudi, dengan kejadian tersebut kuat dugaan ada oknum polisi di Polres Berau yang membackingi PT Berau Coal.

(223)