Baru Tiga Anggota DPRD Oi kembalikan Kendaraan Dinas

Pewarta : rul

Koran SINAR PAGI, Indralaya

Kesadaran sejumlah anggota DPRD Ogan ilir dalam mengembalikan kendaraan operasional yang dipinjamkan oleh Sekretariat DPRD OI terbilang masih rendah, hingga Kamis (2/11) , dari 11 kendaraan roda 4 berbagai jenis dan merek yang dipinjamkan baru sebanyak 3 kendaraan yang dikembalikan.

Sedangkan sisanya sebanyak 8 kendaraan roda 4 masih dipegang masing-masing anggota dewan yang mendapatkan jatah kendaraan dinas.

Padahal, pengembalian kendaraan dinas ini menjadi sebuah keharusan, mengingat para wakil rakyat ini akan menerima tunjangan transportasi sebesar Rp11 juta per orang perbulan sebagaimana diatur dalam PP no 18 tahun 2017 yang sekaligus sebagai ganti dari penggunaan kendaraan operasional.

Sekretaris DPRD Oi Mursina mengatakan, hingga Kamis (2/11) , baru ada 3kendaraan yang diserahkan dari total 11 kendaraan yang dipakai anggota.

“Kendaraan yang sudah dikembalikan sekarang di pool di secretariat DPRD Oi menunggu perintah selanjutnya.” Katanya.

Ironisnya, tunjangan transportasi akan dibayarkan mulai bulan september 2017 atau akan dirapel, namun disisi lain kendaraan dinas masih dipergunakan oleh para anggota dewan yang terhormat tersebut.

Seharusnya, setelah disetujuinya penerapan PP 18 tahun 2017 oleh Pemkab dan DPRD Oi maka sejak itu kendaraan dinas ini harusnya sudah dikembalikan, sebab operasional kendaraan sudah dianggarkan meski belum dibayarkan, namun pengembalian tersebut baru dilakukan oleh beberapa anggota DPRD sejak, itupun hanya tiga kendaraan.

Menurut Mursina pihaknya sudah melayang surat edaran yang pertama kepada para wakil rakyat agar menyerahkan kendaraan dinas kepada secretariat DPRD.

“Jika masih belum dikembalikan maka kita akan layangkan surat edaran yang kedua, jika nanti belum dikembalikan juga maka kita akan tahan pembayaran gaji hingga kendaraan operasional dikembalikan.” Katanya.

Menutut sekwan, pembayaran tunjangan transportasi tersebut akan segera dibayarkan setelah APBD Perubahan disetujui gubernur sumsel.

“Evaluasi gubernur sudah keluar, artinya pembayaran tunjangan transportasi segera dibayarkan. Nanti dasarnya ada perbub.” Tukasnya.

(37)