Satpol PP Kabupaten Bandung Libatkan Paguyuban Dalam PenertibanPKL

Pewarta : Liputan Khusus

Koran Sinar pagi ,Bandung,- Senin (28/8/2017). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP ) Kabupaten Bandung, memberikan contoh penertiban PKL tanpa harus menimbulkan keributan dan Penolakan terhadap pedagang justru mendapat Apresiasi dari pedagang dan masyarakat.

Dalam menetapkan letak dan posisi tempat jualan Satpol PP Kabupaten Bandung menggandeng paguyuban Sabilulungan dalam penertiban tata kelola usaha PKL,sehingga memudahkan dalam pengawasan dan Pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima.

Hal ini menjadikan bukti bahwa dalam Penegakan UU no.20 Tahun 2009, tentang Ketertiban PKL ,mampu di laksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Bandung dengan sistematis, memberikan solusi yang diterima oleh semua pedagang tanpa harus ada keributan, penolakan karena Kebijakan yang dilakukan dengan tepat dan Demokratis.

Salah seorang PKL saat di wawancarai Tim Liputan mengatakan ” Kami bersyukur terhadap Pemerintah dalam hal ini SATPOL PP peduli terhadap PKL, Sehingga kami tidak usah report mencari tempat mangkal, Biasanya Satpol PP bisanya cuma mengusur aja, tidak pernah tahu tentang kami, Dan setelah ditempatkan dilokasi yang baru terasa lebih nyaman, lapak bagus, pendapatan juga meningkat .” ujar  seorang PKL dengan Sumringah.”

Kepala SatPol PP Kabupaten Bandung Usman Sayogi,M.Si. memberikan penjelasan kepada Tim Liputan KSP ” Kita punya kebijakan Internal namun juga diselaraskan dengan keadaan dilapangan, Justru dengan dilibatkan paguyuban lebih mudah melakukan kontrol ataupun pengawasan karena ketua dan pengurus paguyuban selalu memberikan laporan perkembangan PKL,Bahkan setiap PKL diwajibkan ngeronda menjaga lapaknya secara bergantian dan itu kesepakatan pedagang”.

” Saat ini PKL kita tempatkan di  jalur pintu Keluar  Tol yang baru dan sekitar gedung Sabilulungan dan rencana kedepan kita akan arahkan ke Warung lobak, saat ini baru penjajakan. Tetapi kalau nanti sudah efektif jalur tol dan Lalu lintas meningkat PKL juga harus siap di pindahkan. ” Papar Usman.

Setiap penegakan peraturan pasti menimbulkan Konflik dan berbagai permasalahan, Apapun alasanya semua mempertahankan kebenaran pendapat dan egoisme sesaat demi kepentingan kelompoknya. SATPOL PP KABUPATEN BANDUNG bisa dijadikan contoh dalam penertiban PKL, dengan Solusi yang tepat dan Kebijakan yang jelas, PKL siap diarahkan tanpa ada keributan melalui paguyuban. “

(55)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *