Kekuatan Sodhakoh Dibalik Suksesnya TB. Berkat Ibu Ciwidey

Pawarta : Bandi

Koran Sinar pagi, Bandung,-Jum’at (18/08/2017). Rumah tidak layak huni( RTLH) ternyata bukan cuma menjadi tanggung jawab sepenuhnya Pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan adanya orang yang masih peduli terhadap kondisi sosial ekonomi di lingkungannya.

Ditemukannya RTLH berlabel “TB. Berkat Ibu” (BI) di daerah Ciwidey dan sekitarnya, menjadikan penasaran tim liputan khusus Koran Sinar Pagi untuk menelusuri lebih lanjut tentang pembangunan Rumah Tidak layak Huni (RTLH) sekitar 15 unit di daerah Desa Alam Endah, Ciwidey Kabupaten Bandung.

Informasi yang diterima tim Liputan KSP dari warga sekitar Ciwidey bahwa selain RTLH ternyata masih ada 2 Prsantren, 2 Masjid yang pembangunanya semua di biayai oleh Toko Bangunan ” Berkat Ibu” dalam renovasi. Termasuk beberapa masjid kecil yang sengaja dibangun diluar sepengetahuan pemerintah.

Toko Bangunan Berkat Ibu (BI ) yang dimiliki oleh Haji Djoko Susilo, M.sos ternyata sudah dikenal oleh berbagai lapisan Masyarakat diwilayah ciwidey.  Dengan sifat Kedermawanan dan Kesederhanaanya itu yang membuat “Berkat Ibu “semakin dikenal luas hingga diluar Desa Ciwidey Kabupaten Bandung.

Saat Tim Liputan Khusus Koran Sinar Pagi menyambangi TB. Berkat Ibu, H. Djoko menyangkal semua dengan nada rendah.Nampak Mobil Ambulance” BI” selalu siap memberikan pelayanan. Disela acara pembagian rutin sedekah terhadap orang jompo setiap jum’at, Djoko mengatakan Bahwa” semua yang Kami lakukan semata- mata hanya ingin mendapatkan Ridho Allah,Karena harta hanya titipan, dan semua itu hanya satu resepnya bisa maju ” dengan Sodhakoh 2,5 Persen selalu kita jalankan secara rutinitas dan diberikan kepada yang berhak menerimanya. “

Masih kata H. Djoko, ” Semua yang Saya lakukan Ikhlas sepenuhnya tidak ada unsur politik, apalagi menyangkut pilkades, Pilkada. Semua semata-mata hanya Kewajiban sebagai Umat Muslim untuk saling membantu tanpa pamrih. sekali lagi bahwa saya tidak ada kepentingan untuk jadi kades walaupun masyarakat memintanya karena hanya tujuan Ibadah.. ” Ungkap H.Djoko.

Seharusnya Pemerintah memberikan Apresiasi khusus terhadap warga yang mau peduli terhadap kondisi sosial warganya, bahkan kalau perlu Pejabat memberikan Medali atas prestasi yang diraih , untuk memberikan semangat bagi orang lain agar lebih peduli terhadap warga sekitar kita. 

(259)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *