Masyarakat Demo PLN Rayon Muaradua, Manejer Buat Pernyataan Pengunduran Diri

Pewarta : Asmidan
Koran SINAR PAGI, ‎OKU Selatan

Surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani oleh Manajer PLN Rayon Muaradua
Surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani oleh Manajer PLN Rayon Muaradua

Aksi demo Masyarakat OKU Selatan yang menamakan diri Aliansi Peduli Jaringan Penerangan OKU Selatan, terhadap PLN Rayon Muaradua membuahkan janji pengunduran diri Alfon Rosyadi, Manejer BUMN tersebut jika dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan progres stagnan dan tidak mengalami kemajuan.

Salah satu peserta aksi demo, Jejen menuturkan, listrik di OKU Selatan byar pret,”Pagi hari listrik padam, malam hari padam lagi, bahkan tak jarang listrik mati hingga keesokan harinya, begitu seterusnya,” kata Jejen, disela – sela demo kemarin, Rabu (24/05)‎.

Sementara lanjut Jejen, masyarakat sebagai konsumen selalu melakukan kewajibannya membayar tagihan bulanan tepat waktu,”Ironisnya, giliran konsumen nunggak, PLN memutus aliran listrik, hal ini yang menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat, apalagi di bulan puasa nanti, tentu masyarakat sangat berharap pelayanan PLN yang maksimal,”bebernya.

Pihaknya mendesak supaya Gardu Induk (GI) segera beroperasi kebutuhan masyarakat sebagai konsumen dapat terpenuhi.

Menanggapi aksi demo masyarakat, Manager PLN Rayon Muaradua, Alfon Rosyadi, menyampaikan permintaan maaf Atas ketidaknyamanan masyarakat akibat seringnya terjadi pemadaman listrik,”Pemadaman itu juga tidak kami inginkan,” katanya.

Alfon berjanji akan berupaya secara optimal untuk memenuhi tuntutan masyarakat sesuai dengan diktum pernyataan yang dibuat agar tidak terjadi pemadaman listrik selama bulan Ramadhan, terutama saat warga berbuka puasa, sahur dan kegiatan ibadah lainnya.

Selain itu dalam pernyataannya, PLN akan melakukan pemberitahuan sebelum terjadi pemadaman,”Jika dalam 3 bulan tidak ada ada progres kinerja dan tidak mengalami perubahan, saya akan mengundurkan diri dari jabatan.”Ucapnya. 

Ia berharap masyarakat mendukung upaya jajarannya  mengatasi persoalan krisis listrik yang terjadi bersama – sama,”GI yang tengah dalam proses pembangunan tidak akan lama lagi selesai dan beroperasi dan suplay listrik pada saatnya bisa tercukupi sehingga tegangan listrik yang selama ini rendah bisa diatasi,” ucap nya

Untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin tumbuh tentu kebutuhan listrik tidak sedikit dan salah satu antisipasi PLN adalah pembangunan GI yang saat ini sedang dalam proses, pungkasnya.‎

(246)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *