Aksi Corat – Coret Baju Seragam Usai UN Masih Marak Dilakukan Pelajar

Pewarta : Agus Lukman
Koran SINAR PAGI, Garut

Kendati larangan melakukan aksi curat coret baju seragam dengan cat semprot usai menjalani Ujian Nasional kerap diserukan berbagai kalangan masyarakat, terutama stakeholder pendidikan, namun larangan tersebut seolah tak dihiraukan, apalagi saat aksinya menjadi tontonan warga, ulah mereka semakin menjadi – jadi.
 
Seperti yang terjadi disalah satu sekolah kejuruan yang ada di Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut,
Jawa Barat, siswa kelas XII yang baru saja usai menjalani UN, langsung asyik mencorat – coret pakaian seragam secara bergantian di alun – alun Cibatu.
 
Aksi para pelajar tersebut tak pelak mendapat sorotan dan kritikan dari warga yang menyayangkan aksi tersebut,”Lebih manfaat bila disumbangkan kepada orang kurang mampu,” kata Amir seorang pemerhati dunia pendidikan, Kabupaten Garut kepada Koran Sinar Pagi, Selasa
(02/05).
 
“Masih banyak siswa yang membutuhkan pakaian seragam sekolah dan lagi perilaku demikian tak menjadi tauladan dan contoh terhadap generasi selanjutnya,” imbuh Amir.
 
Selain itu lanjutnya, aksi para siswa tersebut sangat mengganggu ketertiban umum, pasalnya setelah mencorat – coret seragam mereka lantas melakukan konpoy sepeda motor, sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya,”Apalagi hari ini siswa SMP kelas IX, sedang melaksanakan Ujian Nasional, aksi gaduh mereka jelas akan sangat menggangu konsentrasi,” ujar Amir dengan nada kesal.
 
Dari pantauan yang dilakukan Koran Sinar Pagi dilapangan, akibat kegaduhan yang timbul dari aksi para siswa tersebut sempat memancing kemarahan warga yang merasa terusik, sehingga sempat terjadi insiden adu jotos antara para siswa dengan warga, beruntung kejadian tersebut keburu dilerai anggota TNI yang kebetulan sedang berada di lokasi kejadian dan membubarkan aksi tak terpuji para generasi penerus bangsa tersebut.

(64)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *