Pelantikan Dan Pengukuhan Karang Taruna Desa Se- Kecamatan Parongpong Kab. Bandung Barat

Pewarta : Lina – Deni HM
Koran SINAR PAGI, KBB,- 

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Bandung no. 240/kep. 06 – DSP3A/2017 Tentang pengukuhan pengurus karang taruna tingkat kabupaten Bandung Barat masa bhakti 2017 – 2020, bertempat di Halaman Kantor kecamatan Parongpong, Asisten I Drs. H Aseng Junaedi , MSI yang hadir mewakili Bapak Bupati H.Abubakar yang berhalangan hadir karena ada kegiatan Musrembang di Kecamatan Gunung Halu untuk mengukuhkan dan melantik pengurus karang taruna kabupaten Bandung Barat masa bhakti 2017 – 2020 dihadiri pengurus karang taruna se-kecamatan Parongpong, organisasi masyarakat, organisasi sosial politik, serta undangan lainnya.

Disampaikan dalam laporan ketua pelaksana, Ayi Sukandar juga sebagai anggota pengurus Karang Taruna kec.Parongpong dengan didampingi oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat  H.Oping Nugraha SH bahwa kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus karang taruna ini dilanjutkan dengan pembinaan dan Silahturahmi Anggota Karang Taruna desa se-kecamatan dan anggota Linmas Tingkat kecamatan Kabupaten Bandung Barat. Adapun tema yang di usung dalam kegiatan pelantikan dan pengukuhan karang taruna tersebut adalah “muda berkarya berani menginspirasi”. Ayi juga memaparkan bahwa kepanitiaan acara pelantikan dan pengukuhan kepengurusan karang taruna tersebut ditunjuk langsung oleh pengurus karang taruna kabupaten Bandung Barat , dan biaya yang dipakai untuk kegiatan ini diperoleh dari hasil swadaya.

Ayi Sukandar pada kesempatan itu mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati H.Abubakar yang diwakili oleh Asisten I Drs. H Aseng Junaedi , MSI atas segala bentuk dukungan dan perhatiannya sehingga terlaksananya kegiatan pelantikan dan pengukuhan karang taruna yang jumlahnya sekita kurang lebih 1000 orang anggota yang tersebar sebanyak 7 desa se-kecamatan parongpong, ia juga mengharapkan bahwa karang taruna dalam kepengurusannya tidak terkotak kotak. “saya berharap kedepannya tidak terdapat jarak antara karang taruna dan pemerintah daerah kabupaten Bandung Barat, yang tak kalah pentingnya lagi kepengurusan karang taruna tingkat RT, RW, tingkat desa dan kecamatan, maupun tingkat kabupaten harus mampu bergabung bersatu dalam satu warna, dengan menghilangkan ego pribadi demi kemajuan bersama” paparnya. Demi mewujudkan itu semua, H.Oping Nugraha SH  pun menyampaikan harapannya agar pemerintah kabupaten Bandung Barat memberikan ruang gerak kepada karang taruna, untuk bisa dimudahkan dalam hal berkoordinasi dengan bapak Bupati sehingga untuk selanjutnya bisa mendukung Bupati untuk melaksanakan program- progam pemerintah. Di bawah kepemimpinannya ia akan memastikan karang taruna merupakan organisasi independen dan non partisan. Dengan begitu H.Oding menegaskan tidak akan membawa lembaga karang taruna ke arah politik. “Politik itu merupakan hak azasi manusia, saya membebaskan anggota saya mau memilih siapa, dan mempunyai keinginan keinginan seperti apa.”imbuhnya

Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat  H.Oping Nugraha SH menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati KBB dan Asisten I bapak.Camat yang telah memberikan perhatian yang sangat besar kepada kami sebagai Karang Taruna dan tetunya kami berpihak kepada kepentingan rakyat dan berkomitmen untuk selalu membantu masyarakat. “selamat saya ucapkan kepada kepengurusan karang taruna yang baru dan selamat bekerja, mari kita rapatkan barisan bekerja membantu masyarakat agar seluruh anggota karang taruna juga bisa memperlihatkan eksistensi agar masyarakat merasakan kiprah yang jelas. “Wujudkan keberadaan karang taruna dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan terasa keberadaannya. Untuk itu saya mengajak kepada para anggota karang taruna untuk mendorong program-program pemerintah agar dampak positifnya sesegera mungkin dirasakan oleh masyarakat. Ada Program kerja kami adalah; “Tahun 2016 Tahun Bersih Narkoba, Tahun 2017 Tahun Seni Budaya Kreatifitas Pemuda dan Tahun 2018 Tahun kekaryaan dan Kemandirian Dalam Pengembangan Kewiraswastaan.” Ujarnya mengakhiri wawancaranya

(229)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *