Pelatihan WUB 2016, Narasumbernya Hebat! Peserta Ucapkan Terimaksih Kepada Gubernur Jabar

Pewarta: Dwi Arifin. Koran Sinar Pagi ( Bandung)-, Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jawa Barat adalah program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berupaya secara bertahap mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Program dan Kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

Senin 21 November 2016 Balatkop Dinas KUMKM Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan pembukaan Pelatihan Wirausaha baru Jawa untuk gelombang terakhir yang diikuti oleh angkatan 77, 78, 79 dan 80 dengan peserta 100 wirausaha baru yang berasal dari berbagai Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. Peserta kali ini memiliki bisnis makanan dan minuman dan dibagi atas tiga kelompok  yaitu kelas 0 tahun, 1-2 tahun dan kelompok 2 – 5 tahun.

“Angkatan ini merupakan angkatan terakhir dan diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar bisa mendapatkan benefit dari pelatihan, pemagangan dan pendampingan. Selanjutnya wirausaha akan mengikuti pelatihan selama tiga hari di kelas dan satu hari akan melakukan pemagangan di pengusaha kue, yaitu Ina Cookies. ” kata Hetty atau Uchi, kasie Pelatihan Balatkop Dinas KUMKM Provinsi Jawa Barat.

Hetty, menilai, dengan kesungguhan panitia, narasumber dan kekompakan peserta, acara berlangsung lancar. Target tercapai, program dan pendampingan sesuai kurikulum. Dengan adanya pengarahan kepada keanggotaan Koperasi WUB Jawa Barat. Para alumni pelatihan akan terjalin komunikasi yang berlanjutan. Dari sisi permodalan mereka tidak akan kesulitan. Karena puluhan ribu anggota koperasi, dapat menghimpun dana untuk modal usaha.

Ketua dekopinwil Jabar yg hadir di acara ini mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan wub angkatan 77-78 dan merupakan angkatan terakhir program Pelatihan Pencetakan seratus ribu wirausaha baru Jawa Barat  di Dinas KUMKM Jabar.. “Hal ini menunjukkan tingginya minat wub untuk menjadi wirausaha” kata mustofa.

Untuk sukses di bisnis makanan dan minuman, Mustofa memberikan beberapa tips yaitu produknya harus memenuhi syarat estetika, bisa membuat konsumen nyaman, bisnis dengan membangun ekosistem bisnis, serta mampu membangun jejaring bersama pelaku usaha makanan dan minuman.  “Dengan satu juta wirausaha yang bergerak di makanan dan minuman dan disiplin dalam menjalankan bisnis,  akan mampu memanfaatkan potensi pasar di Jawa Barat” tambah Mustofa.

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Dudi Sudrajat menyatakan bahwa angkatan terakhir ini sangat beruntung. “Saya berharap seluruh ilmu yang didapat di pelatihan ini akan bisa memberikan manfaat bagi diri dan bisnis yang dijalankan” Kata Dudi.

“Untuk sukses bisnis kuliner saat ini, Wirausaha harus bisa memanfaatkan teknologi informasi melalui digital marketing” tambah Dudi. Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung sejak tanggal 21 sampai 24 November 2016 di Balatkop Dinas KUMKM Jabar, Jl. Soekarno Hatta Bandung.

Disisi lain, peserta dari Bekasi, Heni Apriani, mengungkapkan “pelaksanannya, berlangsung menyenangkan, harmonis antar peserta dengan panitia dan penuh suasana edukatif. Narasumbernya bagus-bagus, akomondasinya juga cukup baik. Alhamdzulillah dapat ilmu yang baru tentang wirausaha. Semangat wiarusaha yang pernah hilang, tumbuh kembali.  Kesadaran tentang pentingnya legalitas usahapun, kepandaian memfungsikan teknologi, dan pentingnya bekerjasama atau berorganisai menjadi acuan untuk sukses yang lebih besar bagi wirausaha di zaman modern. Terimakasih Gubernur Jawa Barat yang telah peduli untuk kemandirian dan kesejahtraan masayarakat, ungkapnya.

 

(40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *