Hj Ima Slamet Terpilih Menjadi Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Sukabumi

Pewarta : Sony Syahrani
Koran SINAR PAGI, Sukabumi

Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Sukabumi terpilih
Hj.Ima Slamet, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Sukabumi terpilih

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Sukabumi, Dra.Hj.Yanti Indri resmi berhenti dari jabatannya. Sebelumnya Yanti menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama ia menjabat, dihadapan peserta sidang pleno Musyawarah Cabang ke – VII (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Sukabumi, sabtu (22/10). Agenda Muscab ini juga sekaligus membentuk tim formatur untuk menetapkan pengurus baru masa bakti 2016 – 2021.

Kendati tim formatur yang terdiri dari unsur PAC, DPC, DPW dan DPP belum menetapkan pimpinan dan jajaran pengurus baru, namun sudah bisa dipastikan Hj.Ima Slamet bakal menakhodai di partai berlambang ka’bah ini.

Ima merupakan calon tunggal Pimpinan DPC yang diusulkan oleh seluruh PAC pada rapat pleno tersebut. Wanita yang lahir di Kota Sukabumi pada tanggal 9 September 1971 itu telah mempunyai segudang pengalaman sebagai politikus di partai berlambang Ka’bah tersebut, dimulai akhir tahun 1992 masuk sebagai kader partai dan bersama Hj.Yanti Indri turut serta masuk ke dalam struktur kepengurusan dimulai sebagai Wakil Bendahara, Bendahara, Sekretaris dan akhirnya terpilih menjadi Ketua DPC PPP Kota Sukabumi periode 2016 – 2021.

Saat wartawan koran Sinar Pagi bertandang ke rumahnya diterima dengan sangat ramah, dan secangkir kopi disuguhkan menemani obrolan yang sangat hangat di pagi hari itu, Dalam kesempatan tersebut, ia menuturkan bahwa Tahun 2017 adalah Tahun Konsolidasi, yang artinya merupakan tahun untuk menjalin silaturrahim dan menjaga stabilitas yang telah terjalin selama tahun 2016, Tahun 2018 adalah Tahun Seleksi, dimana pada tahun itu menjaring dan memilih orang-orang yang pintar, cerdik, handal dan marketable untuk menjadi calon bakal legislatif Tahun 2019. Dan Tahun 2019 merupakan Tahun Prestasi, yang artinya di tahun itu partai berlambang ka’bah tersebut mampu mendapatkan tambahan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sukabumi yang saat ini baru mendapat tiga (3) kursi.

“Sepertinya sangat realistis apabila pada pemilihan legislatif pada tahun 2019 Partai Persatuan Pembangunan Kota Sukabumi mendapat lima (5) kursi” ungkapnya kepada wartawan koran Sinar Pagi.

Untuk mengimplementasikan keinginan dan harapan seperti tersebut diatas, menurut Ima sangat perlu dijalinnya komunikasi dan silaturrahim kepada para ulama dan kyai sepuh, juga kepada seluruh elemen masyarakat, memohon do’a dan ikhtiar dan Ridho Allah tidak akan kemana.”Memang ini tidak mudah, makanya harus dijalankan dengan sepenuh hati. Raih suara terbanyak dan tambahkan kursi di legislatif” ujarnya.

Dirinya mengingatkan, seluruh pengurus bisa mengkonsolidasikan administrasi secara internal, seperti administrasi keanggotaan dan melaksanakan AD/ART partai sebaik-baiknya.”Pemimpin tidak hanya punya modal uang, tetapi juga harus mampu meraih simpati masyarakat, memiliki basis massa yang kuat dan bisa jadi panutan” demikian Ima menambahkan.

“Mudah-mudahan PPP sebagai rumah besar umat islam akan terus memperjuangkan program-program yang berpihak kepada umat islam,” imbuhnya.

Ketua DPW PPP Jabar, Ade Munawaroh Yasin mengatakan, pemilihan yang dilakukan secara musyawarah ini sebagai indikator kedewasaan berpolitik para kader, pengurus tidak mengedepankan ego masing-masing, tapi lebih mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. “Muscab ini bisa melahirkan struktur dan kultur kondusif, bisa mengikuti irama yang cepat dan bisa mengayomi semua pengurus dan kader,” jelasnya.

Ade juga berpesan, ketua terpilih ini harus bisa mengemban amanah partai untuk meraih dan mendongkrak suara lebih banyak. Terpenting dapat meraih simpati masyarakat dan memperjuangkan apa yang masyarakat butuhkan. Muscab tersebut bukan hanya sekedar memilih ketua partai, namun juga sebagai tempat konsolidasi untuk meminimalisir perbedaan pendapat agar terhindar dari perpecahan dalam tubuh PPP. “Dipastikan dalam musyawarah ini tidak ada politik uang dalam proses pemilihan ketua,” tandasnya.

Sementara itu, Dra Hj.Yanti Indri yang sudah dua periode menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Sukabumi, saat ini menjabat di kursi Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat untuk Wilayah IV Jawa Barat yang membawahi Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dia sangat terobsesi untuk mendongkrak perolehan suara di dua daerah tersebut. “Rencananya, saya ingin membuka kantor perwakilan satu atap dengan Kantor PPP Kota Sukabumi untuk memudahkan komunikasi dengan seluruh PAC dan Ranting,” katanya.

Selamat kepada Hj.Ima Slamet. Semoga dapat menjalankan amanat partai dengan sebaik-baiknya, dan semoga harapan dan keinginan beliau dapat terealisasi dimasa yang akan datang. Kita nantikan…

(198)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *