PUTRI SULUNG SRI SULTAN HAMENGKUBUYONO DI TAPTENG HUT FKWJ KE 12 MERIAH

IMG_20160904_110830IMG_20160904_105053IMG_20160903_212302Pewarta Amsar Marbun.

Koran Sinar Pagi Tapteng.

Putri Sulung Sri Sultan Hamengkubuyono x Gusti Kanjeng Ratu Pembayun selaku Ketua DPP Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Nusantara menghadiri acara hari ulang tahun berdirinya FKWJ ke 12 yang dipusatkan di Tapanuli Tengah, Minggu (4/09-2016) . Hdir dalam acara itu, Bupati Tapanuli Tengah mewakili Asisten II Drs Aris Sutrisno,Kapolres Tapteng, Dandim 0211/TT tokoh masyarakat, tokoh pemuda,Alim Ulama .

Ketua DPD FKWJ Sumut Djamin Sumitro, pada acara HUT FKWJ digelar mengatakan, bahwa pengurus FKWJ di Tapanuli sudah terbentuk di 20 Kecamatan yang tersebar 105 desa dan Kelurahan dari 215 desa/Kelurahan di Tapteng.

Dalam kesempatan itu, Ir Buyung Sitompul, M.MT selaku ketua Koperasi FKWJ Sumatera Utara mengatakan, koperasi ini di giatkan oleh FKWJ tujuan nya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian pengurus khususnya dan umumnya masyarakat Sumut .

Di Tapteng memiliki hasil lautnya ikan Tri unik dapat di salurkan pemasaran nya ke daerah lain. Ikan Tri Medan terkenal disentero Nusantara, tapi ikan tri Medan  Itu adalah dari hasil laut Tapanuli Tengah.

Karena itu, Ketua DPP FKWJ Nusantara Gusti Kanjeng Ratu Pembayun berhadir di acara HUT FKWJ ke 12 di Tapteng yang merupakan momentum yang sangat tepat untuk bekerja sama dengan pengurus Koperasi FKWJ Tapteng memperkenalkan ikan Tri hasil laut Tapteng.

Gusti Kanjeng Ratu Pembayun Putri Sulung Sri Sultan Hamengkubuyono X yang telah melihat langsung keberadaan keindahan alam Tapteng yang saat ini sejuta pesona dapat di kembangkan.

Dengan demikian timbal balik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bahwa solo terkenal dengan batiknya, maka batik solo juga perlu dipasarkan di Tapteng dengan khas Tapteng . Tandas Buyung.  Dalam kesempatan

 itu, Ketua DPP FKWJ Nusantara Gusti Kanjeng Ratu Pembayun menjelaskan, seputar kerajaan kraton Jogjakarta sebagai daerah istimewa berstatus yang jelas dalam undang undang, di Pemerintahan yang ditetapkan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono tahun 2012 lalu.

Oleh karena itu lah saya sangat sibuk dalam pekerjaan,sehingga saya tidak dapat keluar dari Jokjakarta.

Lebih lanjut Gusti Kanjeng Ratu Pembayun mengatakan, tekat forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) menjadikan FKWJ organisasi yang tumbuh berkembang bersama masyarakat Jawa dan etnis yang lain di seluruh Nusantara,untuk mempererat tali silaturahmi demi persatuan dan kesatuan bangsa. Tandas Gusti Kanjeng Ratu Pembayun.

(15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *