Peringati HUT RI Ke-71, IPPC RT. 03 Ceungceum Jayamukti Gelar Lomba Membaca

Pewarta : Eno Moreno
Koran SINAR PAGI, Tasikmalaya

Screenshot_2016-08-21-19-29-09-1

Dalam menyambut momentum besar bagi bangsa Indonesia yaitu peringatan detik – detik Kemerdekaan yang tepatnya jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945, Ikatan Pemuda Pemudi Ceungceum (IPPC) RT. 03 Desa Jayamukti Kec.Leuwisari Kab. Tasikmalaya Jawa Barat, memperingati hari bersejarah tersebut dengan melaksanakan berbagai kegiatan mulai dari lomba calung (berjalan diatas bambu), sepak bola ibu-ibu, balap karung dan bakiak.

“Yang tak kalah bermutu dari rangkaian kegiatan tersebut adalah lomba melukis dan membaca,” kata Ketua Pemuda IPPC Ruslan (Elang), didampingi Sekretaris Ahmad Sahid dan Bendahara Titin, saat sesi foto bersama usai pelaksanaan jalan sehat dan panggung hiburan organ tunggal di komplek Pontren Nurul Islam, Minggu (21/08).

Dikatakannya, dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini sebagai tanda syukur dan terima kasih terhadap para pejuang yang telah berkorban harta benda bahkan nyawa untuk satu tujuan Indonesia Merdeka.

Diungkapkan Ruslan, dalam pelaksanaannya IPPC RT. 03 lebih dominan menggelar lomba yang bersifat pendidikan yaitu melukis, mewarnai dan membaca untuk tingkat TK dan SD, menurutnya hal tersebut dilakukan agar isi kegiatan terasa lebih bermanfaat,”Setidaknya dari kegiatan melukis dan membaca akan berdampak positif untuk peserta itu sendiri,” ucapnya.

Dia berharap dari kegiatan peringatan HUT-RI Ke-71 tersebut, pemuda-pemudi sebagai generasi muda bangsa akan semakin terarah ke hal – hal yang positif, hingga menjadi generasi yang berguna untuk nusa bangsa dan agama,” imbuhnya.

Selain itu ia pun berharap, melalui kegiatan ini generasi muda akan terus belajar dan belajar dengan serius dan benar,”harus diingat bahwa kebesaran sebuah bangsa ada di pundak generasi muda,” jar Ruslan mengakhiri pembicaraan dengan Koran Sinar Pagi.

Salah seorang pemudi Vania Agustin siswa salah satu sekolah menengah kejuruan mengatakan, keseriusan meninggalkan hal yang negatif adalah suatu keharusan, terlebih dampak dari kemajuan zaman yang sangat besar pengaruhnya. mengingat hal tersebut Vania mengajak geneasi muda untuk mempersiapkan diri menyongsong masa depan dengan berprilaku dan bergaul dengan baik,”Mari pupuk diri kita dengan ilmu pengetahuan dan ilmu agama dalam mewujudkan cita – cita, hingga kita kelak dapat menapaki langkah kearah yang lebih baik, sehingga tercipta generasi muda yang andal dan memiliki daya saing serta berakhlaqulkarimah,” katanya.

(11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *