Pergoki Mobil PT. Pertamina Kencing Di Tapsel, Wartawati Diserang Mafia Minyak

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Junmaidar S

Koran SINAR PAGI,TAPANULI SELATAN,- Diduga mobil pertamina kencingan di jalan lintas Desa Sibakkua Tobotan Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (30/11/2022) sekira pukul 12.30 WIB.

Hal tersebut terpantau oleh Jurnalis Koran SINAR PAGI saat akan melintasi jalan lintas Desa Sibakkua Tobotan Tapsel menuju Kota Padang Sidempuan.

Melihat adanya tiga unit mobil pertamina sedang parkir dan kencing di bantu oleh beberapa orang yang diduga adalah pekerja dari penampung BBM yang sengaja dikeluarkan dari tangki minyak oleh supir mobil berlogo Pertamina, wartawati dan rekannya E.Simamora langsung berbalik arah menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Belum sempat turun dari sepedamotor, Jurnalis KSP dihadang oleh beberapa orang dan bertanya “Kamu Siapa, Wartawan dari Sibolga ya, cuma Wartawan dari Sibolga yang selalu buat ribut disini, tidak takut kami. Sudah dilaporkan kami oleh LSM bermarga Sitohang kami ke Polres Tapanuli Selatan sampai ke Mabes Polri tapi tidak mempan (kebal hukum.red) dan beberapa dari rekan kerja kalian juga sudah kami injak-injak disini, jadi jangan coba-coba kalian datang ke daerah selatan ini”.

Belum sempat menjawab pertanyaan dari beberapa yang diduga pekerja langsung menghadang dan menyerang rekan E.Simamora, melihat kondisi yang mencekam Wartawati KSP, langsung mundur dan meminta pengamanan dari dua orang aparatur Negara oknum TNI yang tidak sempat terlihat identitasnya yang sedang duduk santai di lokasi kencingan, namun oknum TNI tersebut hanya diam tanpa menggubris tetapi tetap menonton kejadian penyerangan terhadap Wartawati dan rekan E.Simamora.

Tidak mendapatkan pertolongan dari oknum TNI tersebut, wartawati langsung berinisiatif untuk mengambil dokumentasi.

Beberapa pekerja yang melihat Wartawati ambil dokumentasi berupa video langsung berkata “perempuan itu ambil video, kejar” dalam kondisi ketakutan Wartawati langsung mematikan video dan berlari mencari perlindungan di rumah warga bermarga simamora.

Jurnalis sempat meminta kepada warga untuk menghalau para preman yang mengejar. Dari luar rumah tersebut preman mengatakan “Mana handphone mu dan beralibi meminta surat tugas dari jurnalis untuk dapat merusak handphone milik Jurnalis”.

Tidak sampai disitu rekan E.Simamora yang mencoba mengalihkan perhatian para pekerja untuk menyelamatkan wartawati sempat mendapatkan pukulan kembali serta mencekik leher E.Simamora.

Melihat adanya kesempatan, Wartawati lanjut berlari dari pintu belakang rumah warga melewati kebun salak milik warga seraya terdengar seseorang mengatakan “Kejar dan dapatkan wartawati itu jangan sampai lolos”.

Tak menyerah, wartawati kembali bersembunyi di rumah warga lainnya sambil mengambil tindakan menumpang mobil angkot yang lewat untuk menyelamatkan diri dari kejaran beberapa orang.

Berdasarkan Pasal 53 jo. Pasal 23 ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (“UU 22/2001”) kemudian mengatur bahwa:

Setiap orang yang melakukan:
Pengolahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Pengolahan dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling tinggi Rp 50.000.000.000 (Lima Puluh Miliar Rupiah).

Pengangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Pengangkutan dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling tinggi Rp40.000.000.000 (Empat Puluh Miliar Rupiah).

Penyimpanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Penyimpanan dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling tinggi Rp30.000.000.000 (Tiga Puluh Miliar Rupiah).

Niaga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Niaga dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling tinggi Rp 30.000.000.000 (Tiga Puluh Miliar Rupiah).

Selain itu, hal penyerangan terhadap wartawan merupakan tindakan melanggar UU Jurnalistik Pers No 40 Tahun 1999. Berdasarkan peraturan perundang- undangan dalam ketentuan pidana pasal 18 itu dikatakan setiap orang

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90