Wabup Garut Bersama Wagub Jabar Tinjau Korban pasca Bencana Banjir Bandang di Dua Kecamatan

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Bencana banjir bandang yang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Garut, yaitu Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah pada Sabtu kenarin. Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengunjungi wilayah terdampak bencana banjir bandang di Desa Ciloa, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Minggu (28/11/2021).

Wabup Garut mengatakan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi serta melakukan tindakan tegas, terkait apa yang menyebabkan bencana banjir kali ini, sehingga bisa meminimalisir bencana di masa yang akan datang.

“Harus dievaluasi, tapi secara kasat mata kita menyimpulkan bahwa harus banyak tegakan lagi. Tadi juga Pak Wagub sudah diskusikan kepada dinasnya, Dinas Kehutanan untuk bersama sama dengan Kabupaten Garut memperbanyak tindakan tegas,” ujar Wabup.

Lanjut Wabup, pemerintah daerah akan melakukan langkah tanggap darurat bencana selama 7 hari kedepan untuk menanggulangi bencana banjir yang terjadi di dua kecamatan ini.

Dijelaskan, akibat bencana banjir bandang ini mengakibatkan pada total 307 rumah di Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah.

“Pak Wakil Gubenur telah menyampaikan bahwa ini tidak boleh ada akses yang terputus termasuk akses ke rumah, makanya sekarang bersih-bersih, sekarang masyarakat sedang bersih-bersih sama-sama dengan pemerintah, ya TNI Polri untuk supaya bisa digunakan kembali,” katanya.

Sementara, Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan sigap merespons terhadap situasi dan kondisi masyarakat Jawa Barat khususnya di Kabupaten Garut yang saat ini terdampak banjir bandang.

“Tapi alhamdulillah sekarang sudah surut, tetapi saya juga harus menindaklanjuti apa dan bagaimana kejadian ini supaya yang pertama tanggap darurat, sehingga masyarakat bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari tidak terganggu dengan pasca banjir,” kata Uu.

Ia menyampaikan, sebagai tindakan tanggap darurat pertama pihaknya akan terlebih dahulu membersihkan material pasca banjir dengan dilakukan pengerukan sungai ataupun solokan kecil agar meminimalisir terjadinya bencana banjir kembali.

“Karena secara kasat mata dari atasnya besar dari hulu ada penyempitan disini, sehingga air datangnya begitu banyak dan cepat balik lagi karena penyempitan, ini minta disodet, itu tanggap darurat yang pertama,” ucap Wagub Jabar.

Uu menuturkan, pada kunjungannya kali ini pihaknya memberikan bantuan berupa dana bantuan beserta sembako untuk para korban bencana yang disalurkan melalui pemerintah daerah.

“Saya sebagai bentuk silaturahmi saja, ada uang, kemudian ada sembako, dan yang lainnya diserahkan kepada pemerintah” tandasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90