Bansos PPKM Untuk Jurnalis Tak Jelas, “Gawat” Layangkan Surat Audensi ke DPRD

  • Whatsapp
banner 768x98

Photo : Heru Sugiman, Ketua Gabungan Wartawan Nekat, Kab.Garut

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Wacana Pemkab.Garut melalui Dinas Sosial yang akan memberikan bantuan dampak pandemi Virus Corona-19, berbentuk uang tunai dengan besaran Rp.250.000,-/orang untuk wartawan yang bergabung dalam organisasi maupun perorangan pada anggaran 2021, hingga saat ini tidak jelas juntrungannya, padahal kelengkapan admistrasi sesuai yang diminta telah diberikan melalui Diskominfo Garut untuk dilanjutkan ke dinas sosial.

Namun setelah menunggu dari hari ke hari, minggu ke minggu bahkan hingga hitungan bulan, bantuan tersebut tak juga kunjung datang, bahkan terkesan dibolapingpongkan.

Saat hal tersebut ditanyakan langsung oleh para awak media kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan usai membuka kegiatan Bintek Jurnalistik dan Broadcast yang diadakan oleh Diskominfo di Hotel Almanda Jalan Samarang, tanggal 21 September 2021 lalu, Rudy sempat mengatakan bahwa dalam minggu – minggu dibulan tersebut bantuan dampak pandemi untuk insan pers akan dicairkan.

Tapi rupanya pernyataan Bupati Garut tersebut hanya angin surga, pasalnya hingga kini bantuan itu belum juga cair.

Menanggapi kenyataan ini, Ketua Gabungan Wartawan Nekat (Gawat), Heru Sugiman mengaku akan meminta untuk Audensi bersama DPRD Garut dengan menghadirkan Bupati Garut, Kadis Sosial dan Diskominfo serta pihak terkait lainnya.

“Saat Bimtek di Bulan September lalu, Bupati mengatakan bahwa minggu-minggu ini akan cair, tapi setelah kita tunggu-tunggu hampir 1 bulan tidak ada kejelasan, karena situasi terus berkembang dan tidak ada kepastian mungkin kita akan melakukan audiensi ke dewan, itu mungkin langkah persuatif yang akan kami lakukan,” ucap ketua Gawat

Ditegaskan, dalam audensi di DPRD tersebut bukan hanya forum Gawat, namun akan diikuti juga oleh lembaga organisasi wartawan lain yang ada di Garut.

“Yang kita kejar bukan masalah materinya, tapi konsistensinya, omongan seorang pemimpin yang kita pegang, ada ataupun tidak ada enggak masalah buat kami, yang penting jelas dan tidak PHP, ini terkesan mempermainkan para jurnalis,” tandasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90