Diduga Selewengkan Dana Desa, Warga Desa Ulak Bedil akan Laporkan Kadesnya

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta: Tim

Kabupaten Ogan Ilir – Warga Desa Ulak Bedil Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir akan melaporkan Oknum Kepala Desa yang diduga telah menyelewengkan Dana Desa. Hal ini diungkapkan oleh SR (45) Warga Desa Ulak Bedil Kepada Media ini, Senin (16/8/2021).

Diterangkannya, kasus ini berawal dari pengurangan penerimaan BLT DD untuk warga Desa Ulak Bedil Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir.

Sebelumnya didalam Rapat Musyawarah Desa, jumlah penerima BLT DD sebanyak 80 orang, namun, setelah itu ada pengurangan yang dikeluarkan sebanyak 41 orang, dan warga yang menerima BLT dari Dana Desa sebanyak 39 orang, sedangkan yang tercatat sebagai Penerima BLT DD sebanyak 34 orang.

“Yang menjadi pertanyaan yang 5 orang penerima BLT DD diduga siluman dan diduga digelapkan oleh oknum Kepala Desa Ulak Bedil,” terangnya.

Dikatakannya pengurangan jumlah penerima tersebut masih tidak sesuai yang diharapkan, karena ada yang menerima UMKM ada yang mampu ada lagi yang merupakan angota BPD mendapatkan BLT dari Dana Desa.

“Pembagian BLT dari Dana Desa tahun 2021 untuk Warga Desa Ulak Bedil diduga Tidak tepat sasaran karena yang miskin suami tidak ada pekerjaan sebagai buruh tani dan tidak mempunyai anak tidak menerima semua bantuan sosial dari pemerintah baik itu BLT, Bansos, UMKM, dsb,” ujarnya.

Ditambahkannya Juga Masalah Bumdes pada tahun 2020 tidak ada Dana Bumdes dan pada tahun 2021 yang tahap pertama dianggarkan sebanyak Rp.100 juta dan yang kedua sebanyak Rp.50 juta.

“Tetapi tidak ada kabar tentang realisasi dana Bumdes tersebut untuk apa penggunaannya terkesan hanya piktif karena tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk Turun Kelapangan untuk mengkroscek kebenarannya dan ditindaklanjuti serta ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Hal tersebut akan kami laporkan Kepada Kejari Ogan Ilir terkait Tidak sesuainya Pengunaan Dana Desa yang diduga ada penyelewengan,” tutupnya.

Hingga Berita ini ditayangkan Kepala Desa Ulak Bedil Belum bisa di temui untuk dikonfirmasi kebenaran berita tersebut.

Pos terkait

banner 468x60