Kadisdik “Selamatkan” Kaulinan Khas Jawa Barat

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Ketua Pengurus Besar PGRI)

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menjadi Pemecahan Rekor MURI Permainan/Kaulinan Tradisional Secara Virtual melalui kegiatan pementasan Permainan Kaulinan Tradisional khas Jawa Barat secara virtual pada 7 April 2021.

Surat yang diedarkan Kadisdik Provinsi Jawab Barat tanggal 22 Maret mendapatkan respon positif publik pendidikan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 35.483 peserta didik dari 8.387 sekolah dan 44 lembaga.

Peserta didik membuat video berkaitan dengan Permainan Kaulinan Tradisional khas Jawa Barat serta menggunggahnya ke Youtube dengan menggunakan akun masing-masing.

Kaulinan tradisional khas Jawa Barat itu adalah : 1) Sondah/engke, 2) Sapintrong, 3) Oray-orayan, 4) Bebentengan, 5) Bakiak dan 6) Egrang. Peserta didik melakukan permainan tradisional khas Jawa Barat dan mengunggah secara virtual sangatlah positif.

Cerdik Kadisdik Jawa Barat dalam “menyelamatkan” kaulinan khas tradisional Jawa Barat yang sudah mulai asing dan terasing dari anak didik kita. Sesungguhnya ada sejumlah manfaat selain prestasi pecahkan recor MURI.

Rekor MURI memang punya prestise tersendiri. Namun manfaat lain dari keterlibatan puluhan ribu anak didik dalam merasakan “sensasi” kaulinan khas tradisional Jawa Barat adalah utama.

Asbab Kadisdik Jawa Barat dalam surat edarannya no 5016/Pk.04.04.05.Set.Disdik, mengajak peserta didik mengunggah video dan melakukan jenis salah satu kaulinan tradisional Jawa Barat setidaknya didapatkan :1) pengenalan dan pelestarian kaulinan khas Jawa Barat, 2) memadukan kaulinan dengan dimensi virtual, dua keterampilan terpadu, 3) terdokumentasinya jenis kaulinan khas Jawa Barat dalam jejak digital, 4) menguatkan pendidikan karakter terkait kerjasama, kecermatan, fokus, disiplin dan mengenali mencintai budaya khas sendiri.

Kadisdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan “Nanti akan kita lihat apakah permainan tradisional ini bakal masuk ke ekstrakurikuler atau kurikulum”. Sesungguhn ya Bahasa Kadisdik Jawa Barat ini adalah sebuah kode bahwa penting kaulinan khas Jawa Barat dipelajari dan dibiasakan di adakan di internal satuan Pendidikan. Dari satuan pendidikan sebuah pelestarian budaya akan lebih terlestarikan. Anak didik sebagai pelanjut budaya dan pemilik budaya pada masa depan.

Faktanya tidak sedikit jenis kegiatan ektsrakurikuler di satuan Pendidikan malah berasal dari luar bangsa kita. Bukankah sejenis olahraga dan dance yang ada di sekolah bukan berasal dari daerah kita? Setidaknya dengan adanya rekor MURI terkait kaulinan khas Jawa Barat “menampar” kita semua, menyadarkan kita semua, agar budaya kita wajib dilestarikan. Kalau bukan oleh kita, siapa lagi ?….

(10)