Kehadiran Gedung Tahfidz Ciptakan Generasi Bermoral Islami

Pewarta. : Sermon S.

Koran SINAR PAGI, PANGKALPINANG,- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman melakukan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Tahfidz TK/TPA Al-A’laa, Bukit Baru, Kelurahan Taman Bunga, Pangkalpinang, Jumat (05/03).

Gubernur Erzaldi dalam arahan mengatakan, bahwa dirinya sangat senang atas keinginan masyarakat untuk membagun gedung tahfidz TK/ TPA Al-A’laa, karena tujuannya sangat bagus yaitu menciptakan generasi yang bermoral islami.

“Semakin masifnya perkembangan lembaga-lembaga pendidikan Alquran ini kita berharap, ke depan degradasi moral anak bangsa ini dapat kita tekan lagi. Sehingga harmonisasi, silaturahmi dan hubungan sosial kemasyarakatan kita dapat lebih ditingkatkan,” ujar gubernur.

Menurut gubernur yang pernah membawa Bangka Belitung sebagai Provinsi Halal ini, belakangan anak-anak mengalami kemerosotan moral akibat banyak hal. Mengatasi permasalahan tersebut hanya dapat dilakukan dengan terus memberikan pendidikan agama yang bagus.

“Jadi saya dukung pembangun Gedung Tahfidz TK/TPA Al-A’laa. Nantinya anak-anak di sekitar sini bisa belajar Alquran, bahkan hafidz, sehingga mereka terhindar pergaulan yang kurang baik yang saat ini sedang melanda negeri kita,” ungkapnya.

Guna mendorong sekaligus mempercepat pembagunan gedung tahfidz, gubernur atas nama keluarga juga Pemprov. Babel memberikan bantuan, serta mengajak masyarakat sekitar agar bergotong royong membangun gedung tersebut.

Pesan gubernur kepada warga setempat agar memakmurkan masjid, dengan mengajak anak-anaknya salat berjemaah di masjid.

Sementara Ketua Yayasan Al-A’laa yang sekaligus ketua pengurus masjid, Haidar mengatakan tujuan pembagunan gedung Tahfidz adalah untuk meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap Alquran.

“Kita ingin memasyarakatkan Alquran di bumi serumpun sebalai ini. Dengan itulah kami membagun gedung ini tiga lantai, lantai tiga untuk hafisz Alquran, lantai 1 dan 2 untuk perpustakaan Alquran/TPA ,” tuturnya.

Menurutnya biaya pembagunan gedung ini cukup besar yaitu 1 milyar rupiah lebih. Oleh karena itu, kehadiran gubernur dan bantuan secara pribadi maupun atas nama pemerintah provinsi ini sangat membantu kelancaran dalam pembangunannya.

(3)