Pemilihan Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia, Tangerang Periode 2021-2024

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Alex

Koran SINAR PAGI, Kab.Tangerang – DPD GWI Provinsi Banten serahkan serahakan Surat Kuasa (SK) kepada Ketua DPC GWI Kabupaten Tangerang, kegiatan dilaksanakan di Saung Biru di Jl. H. Abdul Hamid Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (28/2/2021).

Dalam sambutannya singkatnya Ketua DPD GWI Provinsi Banten Hasanudin Walet SH, yang lebih disapa akrab bang Walet, mengatakan bahawa kepada ketua terpilih (DPC GWI Kabupaten Tangerang,red) jangan sampaikan salah dalam mengambil tindakan dalam hal apapun.

“Perkataan boleh salah, tapi jangan sampai salah dalam ambil sikap dan tindakan,” ungkapnya.

Sementara eks Ketua DPC GWI Kabupaten Tangerang Makmur mengungkapkan, anda sah sebagai Ketua GWI Kabupaten Tangerang hari ini. Saya serahkan stempel dan surat mandat anda pikul, agar bisa menjadi tulang punggung anggota GWI di Kabupaten Tangerang.

“Apapun yang bergejolak di GWI Kabupaten Tangerang, saya percayakan untuk bisa menjadi tulang punggu di DPC GWI,” harapnya.

Ditempat yang sama Ketua terpilih Widi mengatakan bahwa, saya sebagai ketua terpilih yakin kepada Allah SWT bahwa apa yang kita perbuat akan menghasilkan. Intinya kita berusaha.

“Kejujuran yang utama, baik kejujuran dari pemimpin kepada anggota atau sebaliknya anggota jujur kepada pempunannya,” sebutnya.

Oleh sebab itu, kata Widi, tanpa bersama-sama dalam organisasi maka organisasi tersebut tidak akan berjalan. Intinya saling tranparansi (terbuka,red) bekerja sama dalam satu hal temuan, terbuka dalam organisasi, pelihara loyalitas terhadap kawan, bekerka yang bisa menghasilkan, karena kita dibawah naungan GWI.

“GWI adalah wadah yang menaungi para wartawan, harus tertib dalam dalam pendapatan, transparasi kepada yang lain ajar tidak timbul berburuk sangka dan tertib Inventaris Aset milik GWI,” ujarnya.

Lanjut Widi, dalam hal ini masyarakat harus pemperoleh keadilan dalam pemberitaan, hindari pemberitaan opini yang sulit dicerna masyarakat. Merubah meandshet, gaya lama ditinggalkan menjadi orde baru.

“Hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis namun saling menguntungkan satu sama lain, artinya kedua oganisme sama-sama tidak ada yang dirugikan/mutualis (Hubungan Mutu),” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60