Ada ASN Jadi Tersangka Oleh Kejati Jabar, Terkait Revitalisasi Pasar di Kabupaten Garut

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut – DPD Laskar Indonesia Garut mengapresiasi atas perkembangan pengusutan kasus revitalisasi pasar yang ditangani Kejati Jabar, demikian dikatakan Dudi Supriyadi, Ketua Laskar Indonesia, Kabupaten Garut, Rabu (24/2/2021)

Lanjut dia, walaupun baru pasar Leles yang perkembangannya ada keseriusan dengan adanya penetapan tersangka, DPD Laskar Indonesia Garut berharap Kejati mengejar terus siapa saja yang terlibat dan otak indikasi penyimpangan revitalisai pasar- pasar di Garut secara keseluruhan dari mulai Pasar Leles, Pasar Wanaraja, Pasar Samarang dan pasar lainnya yang termasuk program srategis pemerintah daerah Kabupaten Garut yang bersumber dari dana pusat, provinsi dan kabupaten yang kami laporkan ke Kejati Jabar.

“Kami akan terus mengawal kasus revitalisasi yang dilaporkan ke kejati, namun demikian Laskar Indonesia Garut memberikan apresiasi atas kinerja kejaksaan tinggi yang secara propisional mengusut dugaan indikasi korupsi kasus revitalisasi pasar – pasar di Garut, untuk dugaan kasus pasar Leles indikasi penyimpangan, ucap Dudi.

Ditegaskan DPD Laskar Indonesia Garut mengucapkan banyak terima kasih kepada penegak hukum yang menindak lanjuti laporan pengaduan kami (Laskar Indonesia, dan Aliansi Garut Bermartabat) semoga terus bermitra dalam pemberantasan korupsi, terangnya.

DPD Laskar Indonesia Garut juga berharap DPRD Garut bekerja untuk menuntaskan permohonan dan pengaduan DPD Laskar Indonesia Garut dan Aliansi Garut Bermartabat ( AGB ) untuk melakukan hak – hak DPRD Garut dalam menyikapi persoalan revitalisasi pasar di Garut, pungkas Dudi.

Pos terkait

banner 468x60