Hari Pers 2021, Prof.Obi: “Saat Mengungkap Kebenaran Peran Jurnalis Dibutuhkan”

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Kota Bandung)-, Peran insan pers nasional atau media massa pada era moderen yang serba digital, kehadirannya masih sangat diperlukan. Terutama untuk menjadi patokan sebuah pemberitaan yang terpercaya, serius dan membuktikan hal benar.

Hal itu disampaikan Prof. Obsatar Sinaga Rektor Universitas Widyatama (UTama) kepada Forum Wartawan Pendidikan Jawa Barat bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional, Selasa, tanggal 9 Februari 2021.

“Pers Indonesia sedang mencoba mencari bentuk di antara pers moderen dengan pers yang merambah ke dunia digital. Dengan suasana perkembangan media sosial,” kata Prof Obi, sapaan akrab Rektor UTama, usai membuka kegiatan Widyatama International Conference on Business, Economics, Social and Technology (WIBEST) 2021, di kampus UTama, Jalan Cikutra No 204-A.

Menurutnya pemberitaan media sosial itu, ada yang tendensius, subjektif bahkan menuduh. Sehingga media massa atau pers menjadi media arus utama/mainstream, untuk membuktikan hal yang benar.

“Oleh sebab itu pada HPN tahun 2021 dan hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-75 tahun, agar insan pers yang bergelut di bidang pers terlebih para senior, bisa memformulasikan pers di zaman digital ini harus bagaimana. Tidak terpengaruh besar oleh media sosial, menjadi pendukung dari sebuah perkembangan media sosial yang isinya tidak menentu, malah latah jadi seperti medsos,” pungkas Prof Obi, yang pernah memimpin Harian Bandung Pos (tahun 2004) serta menjadi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat  (periode 2016-2019). 

(18)