Wabup Ciamis Yana D Putra “4 Indikator Keberhasilan Penanganan COVID-19 Membaik

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Ciamis – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis melakukan evaluasi terkait pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Evaluasi tersebut diselenggarakan di Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Ciamis.

Hasilnya, 4 indikator keberhasilan penanganan COVID-19 di Kabupaten Ciamis membaik. Adapun indikator tersebut diantaranya, case fatality rate turun menjadi 3,74%, peningkatan kesembuh menjadi 76,20%, kasus aktif turun menjadi 24,36% dan angka keterisian kamar isolasi rumah sakit turun menjadi 70%.

“Alhamdulillah secara umum dari beberapa indikator kita mengalami perbaikan, diatanya case fatality turun menjadi 3,74% sebelumnya 4,8%, tingkat kesembuhan sebelum PPKM 51% sekarang menjadi 76,20%, kasus aktif tadinya 30% lebih turun menjadi 24,36 % dan keterisian kamar isolasi di rumah sakit sebelumnya 110% kini di angka 70%,” kata Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra selepas memimpin rapat evaluasi PPKM di Sekretariat Satgas Covid-19.

Ia mengharapkan dengan diterapkannya PPKM di Kabupaten Ciamis bisa menurunkan zona kewaspadaan yang saat ini berada di level merah.

“Kita tidak boleh cepat tenang, akan tetapi Pemerintah dan Satgas Covid-19 harus terus menerus meningkatkan pendisiplinan kepada warga dan terus mengoptimalkan pelayanan,” tuturnya.

Ihwal pelaksanaan vaksin, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, dr. Yoyo menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ciamis akan dilakukan dua tahap, dimana tahap pertama akan diprioritaskan terhadap tenaga kesehatan dan 10 Orang dari Forkopimda yang di antaranya Bupati Ciamis, TNI, Polri, Tokoh Agama dan yang lainnya.

“Tenaga kesehatan diprioritaskan karena berhubungan dengan pelayanan kesehatan agar aman dalam memberikan pelayanan kepada pasien,”

Selanjutnya, untuk tahap kedua setelah kurang lebih dengan rentang waktu 14 hari dari tahap pertama, vaksinasi akan diberikan kepada masyarakat umum yang akan dilaksanakan di setiap puskesmas.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr Eni Rochaeni menambahkan, perlu adanya rencana tindak lanjut dalam penanganan Covid-19, diantaranya mencakup bidang data dan informasi salah satunya dengan pengumpulan validasi serta pengelolaan data informasi.

Selanjutnya, bidang komunikasi publik dengan lebih aktif mengedukasi stakeholder lainnya tentang penanganan Covid-19 di Kabupaten Ciamis.

“Dalam penanganan COvid-19 perlu dilakukan perubahan perilaku yang dilakukan di setiap tingkat desa dan kecamatan, salah satunya dengan monitoring dan pendampingan Satgas Covid-19 di setiap tingkatannya,” terangnya.

Kabid Yankes Dinkes Ciamis ini pun menambahkan, tindak lanjut bidang pelayan kesehatan perlu dilakukan dengan meningkatkan sarana dan prasarana, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan secara berkala terkait pelaksanaan, permasalahan dan pencapaian di bidang kesehatan.

“Dalam meningkatkan disiplin kita perlu melakukan penegakan hukum melalui operasi Yustisi yang harus terus dilaksanakan secara merata, khususnya di tempat-tempat yang memungkinkan keramaian seperti fasilitas umum dan pusat keramaian kota,” ujarnya

Rapat evaluasi tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Ciamis, Sekretaris Daerah dan dihadiri dari unsur SKPD diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, BPBD, Dinas Sosial dan Satpol PP Ciamis.

(6)