Bupati Bangka Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Pemkab.Bangka

Pewarta : Sermon S.

Koran SINAR PAGi ,- Bangka,- Bupati Bangka Mulkan SH.MH. melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan tinggi Pratama dan administrator di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Bangka Kamis (21/01).

Pada acara pelantikan priode pertama di bulan Januari 2021 ini juga dihadiri oleh wakil bupati, Sekda, para Asisten, serta para kepala OPD dan pegawai ASN yang di lantik di lingkungan Pemerintah kabupaten Bangka.

Dalam acara pelantikan tersebut sebanyak 145 orang yang dilantik mulai dari eselon II, eselon III dan eselon IV.

Para pegawai ASN yang di lantik terdiri dari Eselon II.B sebanyak 7 orang, Eselon III.A sebanyak 17 orang, Eselon III.B sebanyak 27 orang, Eselon IV A sebanya 80 orang, dan Eselon IV B sebanyak 14 orang, dan 2 orang yang tidak mendapatkan promosi jabatan (non job).

Bupati Bangka Mulkan, SH.MH., dalam amanatnya menyampaikan bahwa hari ini sebanyak 145 orang yang dilantik, baik itu yang promosi jabatan dan rotasi jabatan dari nomenklatur Pemerintah Pusat dan merupakan amanat yang harus di jalankan, untuk diketahui bersama rotasi jabatan eselon II ada keputusan dari (BKPSDMD) untuk rotasi jabatan minimal 1 tahun dan bukan lagi 2 tahun,” Kata Mulkan

Sesuai dengan PP (peraturan Pemerintah) nomor 11 tahun 2017 menagemen kepegawaian bahwa para pegawai ASN siap di tempatkan di manapun, tandasnya.

Jadi harapan kami kepada seluruh OPD supaya melakukan sumbangsih terhadap pembangunan pemerintahan kabupaten Bangka, apalagi sudah ada aturan baru tentang keuangan , dan ada peraturan Mentri keuangan pemotongan empat persen dana DAU dipotong untuk biaya Covid -19.

sebagai kepala Daerah apa yang saya sampaikan tadi adalah suatu loncatan, Bukan kita tidak mendukung tapi melihat kondisi aggaran kita yang lagi defisif dan situasi dari aggaran DAU kita sangat terbatas,

dan hari ini ada yang merasa senang dan ada juga kurang merasa senang. Dan rotasi itu merupakan hal biasa dan bukan hanya di Pemkab Bangka tapi di instansi lainnya juga mengalami hal tersebut, tutup Mulkan.

(3)