Gugus Tugas Covid-19 Tidak Hadiri Undangan Raker, Tim Pansus Covid-19, DPRD Kab.Sukabumi Mengaku Kecewa

Pewarta : Arief

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi – Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kab.Sukabumi, Usep Wawan mengaku sangat kecewa atas ketidakhadiran tanpa konfirmasi dan alasan yang jelas dari Tim Gugus Tugas Covid-19, Kab.Sukabumi dalam rapat kerja yang dilaksanakan hari ini, Rabu (13/01/2021) di Gedung Pendopo.

Sebagai tim yang disahkan melalui Rapat Paripurna, Panitia Khusus (Pansus) Covid-19, DPRD Kab.Sukabumi merasa sangat tidak dihargai.

“Kami sangat kecewa dan merasa tidak dihargai oleh Gugus Tugas Covid-19, Kab.Sukabumi, karena tidak hadir dalam rapat kerja, tanpa konfirmasi dan alasan yang jelas, padahal Pansus dibentuk dan disahkan melalui Paripurna,” tegas Politisi Partai Gerindra ini.

Usep menilai penting Raker tersebut, karena selain untuk mengevaluasi pelaksanaan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kab.Sukabumi Tahun 2020, Raker ini juga ingin mengetahui rencana dan langkah strategis Gugus Tugas dalam penanganan dan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Tahun 2021 mendatang, sekaligus penganggarannya.

Sementara, Rendi Rakasiwi, Anggota Pansus Covid-19, DPRD Kab.Sukabumi, dari Fraksi PAN, menilai Satgas Covid tidak serius dan main – main dalam menangani wabah Covid ini, “Satgas ini terkesan tidak serius dalam penanganan pandemi Covid-19, buktinya kita panggil untuk menggali informasi terkini tentang Covid 19 dan vaksin yang akan segera disebarkan ke masyarakat, tanpa alasan yang jelas, mereka tidak hadir, seolah – olah ini tidak penting,” ujarnya melalui aplikasi perpesanan.

Menurutnya, hal ini tidak bisa dibiarkan, dan kalau kinerja Satgas Covid-19 seperti ini, dia meminta Ketua Satgas Covid-19 untuk mengundurkan diri saja, “Kalau kerjaannya main – main seperti ini, lebih baik, Ketua Satgas Covid-19 mengundurkan diri saja lah, intinya kami kecewa dengan sikap semena – mena mereka,” tandasnya.

Rendi berharap Satgas Covid-19 bisa bekerja dengan maksimal, karena Covid 19 bukan hal yang harus disepelekan dan dipandang sebelah mata, nyawa masyarakat Kab.Sukabumi taruhannya, pungkasnya.

Karena ketidakhadiran Tim Gugus Tugas Covid-19, rapat hanya berlangsung sebentar, setelah dibuka oleh Ketua Pansus, kemudian ditutup kembali.

(17)