Kades Jayamukti Leuwisari Tutup Mata Terhadap Warganya Yang Terinfeksi Covid-19

Pewarta : Eno M.
Koran SINAR PAGI, Kab. Tasikmalaya,-
Pemerintah Desa merupakan ujung tombak kesuksesan berbagai sektor pembangunan, Pemerintah Desa lah sebagai garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai kebutuhannya.

Tupoksinya tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur atau sarana prasarana saja namun kepentingan lainpun yang sejatinya wajib di perhatikan.

Pemerintah Desa kenapa tidak, termasuk menampung aspirasi dan cepat tanggap akan situasi kondisi baik yang berkaitan dengan bencana alam maupun bencana kesehatan, seperti 10 bulan ini di rasakan akibat mewabahnya Corona virus. COVID 19.

Salah seorang warga yang tidak mau ditulis jati dirinya mengatakan, ada 3 orang warga Ceungceum, terkena serangan virus Corona covid-19 dinyatakan positif masing-masing N (52), V (23) dan I (52), terhitung tgl 31 Des 2020 (Lab Kimia Farma).

Terhitung tanggal tersebut 3 orang warga positif melakukan isolasi mandiri, sigap pihak puskesmas melalui bidan desa menangani baik memberikan obat obatan, bahkan makanan disamping support agar semangat melawan untuk sembuh.

Di akui penderita terpapar covid 19 N (52) sampai saat ini saya tidak pernah ada komunikasi detail dengan kepala desa sebatas chat WhatsApp “sing egal damang”. Sebagai warga saya berharap pemerintah Desa mesti tanggap menyikapi dengan baik kami ini manusia bukan seekor ayam kena tetelo, minimal kami butuh penyemangat sambangi kami sekalipun jaga jarak dan memakai APD, janganlah memberi bantuan bekal selama isolasi “ngalongok ge henteu” sementara ini saya bertiga masih menunggu hasil SWAB kedua semoga hasilnya negatif, ujarnya dengan nada kesal dan sedih.

(13)