Pencairan Siltap di Kiarapedes Lambat, Ada Apa…?

Pewarta : Dede MR

Koran SINAR PAGI, Kab.Purwakarta – Alokasi Honorarium atau Penghasilan Tetap (Siltap) Perangkat/Aparatur Desa di Wilayah Kabupaten Purwakarta ditengarai ada beberapa kecamatan yang hingga saat ini belum cair,baik masuk ke rekening desa maupun buku rekening masing-masing perangkat desa.

Seperti yang terjadi di 10 desa di Wilayah Kecamatan Kiarapedes, dimana sampai hari ini, Jim’at (19/11/20), Siltap yang sangat dinanti oleh perangkat/aparatur desa ini ternyata tak kunjung cair, entah ada kendala apa.

Ironisnya, tiap desa di Wilayah Kecamatan Darangdan, Bojong dan Wanayasa, Siltap tersebut sejak seminggu lalu sudah diterima pihak desa.

“Sampai hari ini, Siltap di Wilayah Kecamatan Kiarapedes belum cair, Gak tahu ada kendala apa. Biasanya, keterlambatan disebabkan ada beberapa pihak desa yang terlambat mengajukan proposal atau ada kesalahan dalam berkas Pengajuan Proposal Siltap tersebut,” ungkap beberapa Perangkat Desa di Kiarapedes.

“Sudah beberapa bulan ini, Pencairan Siltap di Kiarapedes selalu terlambat, sedangkan, di kecamatan lain seperti Darangdan, Bojong dan Wanayasa, pencairan Siltap itu pasti duluan,” katanya.

Dia berharap, kalau pun pencariannya terlambat, tapi tidak memakan waktu lama hingga selisih waktu semingguan lebih dengan desa lain, ujarnya.

Sementara itu, menurut Ketua Apdesi Kecamatan Kiarapedes, Ahmad Hendri saat dihubungi via telepon menyampaikan, keterlambatan pencairan Siltap Desa di Wilayah Kiarapedes dikarenakan adanya kendala terkait pengajuan Proposal Siltap ke Pihak Pemda, dalam hal ini, DPMD Purwakarta.

“Memang ada kesalahan administrasi beberapa desa administrasi pada pengajuan Proposal Siltap ke DPMD, sehingga harus dilakukan perbaikan atau revisi,” ujar Kades Ahmad.

Diharapkan kedepannya Pihak Desa di Kiarapedes khususnya, agar lebih selektif dan hati-hati dalam membuat Proposal Siltap. Itu dilakukan guna efisiensi dan mengefektifkan waktu dan tenaga, sehingga lancar dan tidak memperhambat Pencairan Siltap bagi desa lainnya.

(106)