DPRD Jabar Sambut Baik Rencana Pemekaran Wilayah Di Jawa Barat Namun Minta Kehati-hatian

Pewarta: D. Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Hingga saat ini isu pemekaran wilayah atau pemberntukan daerah otonomi baru (DOB) di Jawa Barat (Jabar) masih cukup ramai dibicarakan. Terbaru, Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jabar menyebutkan jika ada 10 daerah yang masuk dalam daftar daerah persiapan otonomi baru (CDOPB).

Anggota Komisi I DPRD Jabar dari Fraksi PDIP, Abdy Yuhana menyambut baik adanya pemekaran wilayah di Jawa Barat. Namun demikian, dia mengingatkan jika ada pemekaran wilayah ini harus dibarengi dengan kehati-hatian.

“Perlu juga ditinjau juga pertama dari aspek yuridisnya apakah memenuhi syarat atau tidak. Kedua misalnya dari aspek populasi apakah memenuhi atau tidak, dan yang ketiga atau paling penting apakah ini kebutuhan masyarakat atau tidak,” tegasnya saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Rabu 4 November 2020.

Menurut Abdy, ada tiga hal positif dari rencana pemekaran wilayah di antaranya adalah mendekatkan pemerintah kepada warga, yang kedua memudahkan pelayanan kepada warga, dan ketiga adalah keadilan hubungan antara pusat dan daerah.

https://295a0cc16972c24a984a3e8c516540d3.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html “Tentunya kalau kita lihat di Jawa Barat, kabupaten Sukabumi terdiri dari 47 kecamatan di mana antara pusat pemerintahan dengan paling ujung itu bisa berjam-jam. Kemudian di Garut ada 42 kecamatan yang itu juga sama, jadi mendekatkan pemerintah dengan masyarakat ini terlalu jauh,” ungkapnya

Dengan ada pemekaran wilayah ini, kata Abdy, warga tak akan kesulitan lagi mendapatkan pelayanan pemerintah. Pasalnya, semua akan menjadi lebih dekat.

“Aspek keadilan hubungan pusat dan daerah itu misalnya ada disparitas kesenjangan katakanlah bantuan pemerintah pusat ke pemerintah daerah karena faktor sedikitnya kabupaten/kota,” ungkapnya.

Kata Abdy, ada tiga wilayah yang saat ini diprioritaskan untuk diusulkan menjadi DOB di Jabar yakni Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Bogor Barat, dan Kabupaten Garut Selatan.

“Saya kira tiga ini yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada DPRD Provinsi dan dalam waktu dekat InsyaAllah DPRD Jawa Barat akan memberikan persetujuan dan diusulkan kepada pemerintah pusat,” ungkapnya

(3)